My Spoiled Girl – Part 2

Tittle                : My Spoiled Girl –Part 2

Author             : ShinFujita

Main Cast        : Shin Seul Rin a.k.a Seul Rin,Choi Minho,Lee Taemin

Support Cast    : Eomma Seul Rin,e.t.c (-_____-)

Length             : Chaptered

Genre              : Romance, Friendship,Family,Sad

Rating              : PG 16 (gak yakin nihh ratingnya -___-)

 

Sumary             : namja  yang mengatakn dirinya ber-janji itu seakan kesal dan tidak terima atas apa yang ia lihat dan rasakan.Ia menggepal tangannya kuat dan susana terasa mencekik leher.Sakit..iya sakit itulah yang ia rasakan hingga jantungnya seraya ingin meledak dan berjatuhan berkeping keping.Apakah namja cemburu?ntah lah..dirinya hanya merenggut dadanya perih dan seketika ia pergi dan menghilang dari pemandangan yang menyakitkan itu

     HAPPY READING ^^ and dont forget give a coment OK ?

”memangnya apa mau mu’? balas Seul Rin sambil mengangkat tangan ke pinggang
”aku mengantarmu ke sekolah besok ok?aku kira dengan permintaan ku ini bisa membantumu..”ungkap Minho dan menyumbingkan ujung bibirnya.SeulRin menatap nanar namja itu dan menghembus nafas berat
”ahh..seterah Choi Minho,,aku sangat lelah sekarang,sampai ketemu besok”Seul Rin berlalu dan saat ia tiba di beranda rumah,Ia menoleh kea rah Minho.Dilihatnya namja itu sudah tiada.Mungkin ia naik taksi –pikir Seul Rin dan buru buru masuk kedalam rumah

Shin seul rin .pov

 

“seul riiiin-aaaah!!!!ireonaa”!!!
”aghhh eomma …”aku terbangun karena suara pekikan eomma yang membuat tidur nyenyakku tergangggu.Aku mencoba membuka mata dan mengucek nguceknya mata ku yang sembab
” anak manja eomma,ayo bangun,kau sudah terlambat ”!!Eomma menarik kasar selimur ku .Namun aku tersintak.Apa terlambat?OMO!!
”hah”?? Aku bangkit dari kasurku dan duduk termenung di sana,kupandang jam dinding ku yang telah menunjukkan angka 7.Mataku terkesiap dan buru buru turun dari kasur

aku langsung meninggalkan eomma yang sedang merapikan kasur ku,dan menuju ke kamar mandi,

Setelah mandi aku langsung memakai seragam dan menyisir rambut coklatku ,saat aku hendak menyisir rambut ku”Seul Rin –ah cepat!!!,di bawah sudah ada yang mengantarkan mu”!!!aku terdiam.mengantarkanku?aku rasa tiap hari aku pergi menggunakan bus.”Ahh.ye .Tunggu aku sebentar ” Lontar ku dan segera menuruni janjang rumah.

“hei!!kamu tidak sarapan dulu”?tanya eomma yang sudah berdiri kokoh di dapur kesayangannya

“hmm..aniyo,sekarang aku sudah telat”!!ucap ku terburu buru tiba tiba….
”TRIIIT TRIIIT TRIIIT” Aku menoleh ke arah jendela dan melihat sebuah motor besar sudah berparkir disana

“ya.seul rin- ya ..ingat janji mu”?Tunnggu! bukankah orang dengan motor besar itu Choi Minho?untuk apa dia kemari dan membawa benda besar itu?
”ani!!aku tidak mau pergi dengan motor jelek mu itu”!! bantah ku ,aku berjalan keluar dan menekur,  segera memakai sepatu ku yang sudah terletak rapi di depan pintu.Dengan kilat aku melirik namja itu lagi?oh dia masih disana

“apa kau bilang?aku kan sudah bilang aku kan menjeput mu!apa kau sudah mulai pikun’? aku berpikir keras?janji?pernah kah ia bilang akan mengantarku?ah..iya aku ingat ,tadi malam itu
”ahh iya..tapi aku kan tidak bilang “iya”  padamu kan”?balasku lagi padanya,aku mendekatinya dan melototi motornya dari atas sampai bawah,tidak buruk -pikirku

“aishh kau!!!naik saja !!sebenarnya kau sudah beruntung mendapatkan tumpangan gratis dari ku”!! ahh..sepertinya memang aku yang pelupa,yah tak apalah aku tidak mau ia sia sia kemari yang hanya mengantarkan ku berangkat kesekolah
”ya ya ya”..jawab ku pasrah dan langsung menyeret helm yang ia arahkan padaku

Shin seul rin .pov END

MInho.pov

 

“ya.seul rin- ya  kau ingat janji mu”? aku rasa permintaan ku tadi malam benar  benar aneh..aku tidak tahu kenapa bersama Seul Rin aku mulai merasa sedikit nyaman walaupun sikap nya selalu ketus,lagian kalau dia tidak mendapatkan tumpangan dari ku ,yeoja pabo itu bisa langsung di hajar oleh fans fans ku bukan? #ke PD an -_____-

“ani!!aku tidak mau pergi dengan motor jelek mu itu”!!  Aishh yeoja babo ini mau mati ya???apakah dia tidak tau kalu sebentar lagi dia akan menjadi mangsanya serigala serigala di sekolah???malah dia beraninya mencaci ku!!!

” apa kau bilang?? aku kan sudah bilang kalau aku akan menjeput mu!apa kau sudah mulai pikun”?jelasku dan melipat tangan ke dada,Aku melihat dia memperhatikan motor ku dari bawah ke atas.Menurutnya apa yang ia pikirkan dengan benda beharga ini eoh?dia tidak tahu  betapa mahalnya aku beli motor ini?

”ahh iya..tapi aku kan tidak bilang “iya”  padamu kan”? Bentaknya lagi,Aghh aku sudah mulai kesal dengan sikap yeoja ini.Sudah untung ada orang yang mau mengantarnya tetapi ia selalu berkilah

“aishh kau!!!naik saja !!sebenarnya kau sudah beruntung mendapatkan tumpangan gratis dari ku”!!. Timpa ku dan meyodorkan helm bewarna hitam ke arahnya

”ya ya ya” cibirnya  pasrah..dan menyeret helm yang tergantung di setir motor ku,Aku hanya terkekeh kecil akan tingkahnya.Aku selalu tertawa saat melihat bibir nya yang ia sengaja kan manyun seperti itu,menurutku ekspresi nya lucu dan menggemaskan

”ya!!choi minho antarkan aku”!Aku menoleh kearah SeulRin.aigo..rupanya ia sudah menaiki motorku
”ahh ne..” .jawabku dan buru buru menyalakan mesin motor

Author pov.

Seul Rin berpegangan erat ke job belakang motor Minho,ia tidak tahan lagi,ia merasa tubuhnya hampir terbuang ke jalan raya karna namja yang mengoncengnya itu mengendarai motornya terlalu cepat.Dan seketika Minho menamcap gas lebih kencang lagi tiba tiba rok yang di pakai Seul Rin mengembang layaknya saat membuka payung (?)itu membuatnya sulit untuk mengontrol kembali rok mini nya itu yang beterbangan
”Ya!!jangan terlalu kencang!!rok hampir mau copot karna ulah mu”!! Seul Rin mulai

protes sembari memukul punggung Minho dari belakang dengan sebal

”Kau mau terlambat?ini sudah kecepatan sedang ” kata Minho dengan nada yang meninggi karna suaranya hampir tidak tertandingi oleh riuh riuh mesin motornya

”Ya!kalau tidak mau jatuh.pegang pinganggang ku”!! Ucap nya lagi di sela sela perjalanan

”hah?sirrohyo”!!! Bantah Seul Rin bersikeras.Namun di detik berikutnya Minho memepercepat kecepatan motornya,Seul Rin terkesiap dan sekali lagi badannya seperti ingin terhempaskan.”aishh!arrasho..” Seul Rin pasrah karena ia tidak mau tubuh mungil nya itu terlempar lagi karena ulah motor besar itu.Dengan ke dua tangannya ,Seul Rin merangkul  pinggang Minho.Awal awalnya ia merasa ragu dan sedikit melonggarkan rangkulannya.Tapi tak apalah ..ini demi hidup dan mati..kalau tidak bepegangan erat bisa bisa badannya terlempar ke jalan bukan?

”Baguss..” gumam Minho dan melirik tangan Seul Rin yang telah merangkul erat pinggangnya.Seulas senyum puas terlukis di bibirnya.Dan sedetik kemudian Minho merasa kan jantung nya mulai berdebar debar,dada nya terasa sesak dan terasa ingin meloncat.Namun Minho tetap bersikap tenang dan melanjutkan perjalanannya dengan hati hati ia ingin mengantarkan yeoja yang di belakangnya itu dengan selamat hingga di sekolah

Author .pov END

 

Shin Seul Rin .POV

 

Ya!!Minho-ya! Turunkan aku di sini”!!! Aku melepaskan kedua tangan ku yang menempel di pinggangnya tadi,.Hahh aku rasa ini adalah perjalanan yang sangat menegangkan! Bagaimana tidak! Sedari tadi Minho mengendarai motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi menurutku.Apalagi ia sempat meleyok leyokkan setir motornya dan membuat ku ngeri.Bukan itu saja! Rok mini yang ku pakai selalu beterbangan dan mengembang dengan indahnya tanpa se izinku -___-.Benar benar , kalau sempat aku menompang dengannya lagi,mungkin saja aku sudah dirawat 2 hari 2 malam di rumah sakit ditambah suara riuh riuh mesin motor besarnya itu , membuat gendang telinga ku mau pecah!!

”turunlah,aku menurunkan mu di sini” tiba tiba suara Minho membuayar kan lamuan ku. Aku buru buru turun dari motornya , mengembalikan helm hitam nya dan memperbaiki helai helai rambutku yang kurasa ini sangat berantakkan ”hahaha kurasa,kalau menompangi motorku, kau harus ke salon sesudah ini” Bibir ku cemburut karena ucapannya ini.Minho tertawa lepas karena melihat penampilan rambutku yang acak acak kan,Aku menggurutu kesal dan segera memperbaikinya.

”sudahlah..jangan di ambil hati,kajja! kita harus ke kelas ”, Dengan tangan yang masih meyentuh rambut,Badan ku terasa terdorong karena tangan Minho menyeret lenganku hingga aku tidak bisa menghentikannya.Aku terdiam dan lama lama memperhatikan wajahnya hmmm..tampan..Aigo!! apa yang kupikirkan? Namja seperti dia berani nya aku memujinya?ahh Seul Rin hilangkan pikiran  mu itu!!Tetapi di sela sela aku mengutuki diri ku sendiri ,aku melihat banyak sepasang mata siswi siswi yang sedang memperhatikan kami,Aku melototkan mata dan memandangi tiap tiap sorotan mata yang seperti ingin membunuh kami hahh perasaanku jadi tidak enak, ketika melihat yeoja itu..tanpa ku sadari ,,aku melihat sudut mata yang lebih parah,pancaran mata dari yeoja yang berdiri di ambang pintu kelasnya itu penuh dengan kebencian angkuh dan mungkin kecemburuan.Aku menelan ludah pelan,namun tidak berhasil itu membuat leherku tercekik dan sulit bernafas

”Seul Rin –ya ,gwechana”? Suara Minho melenyapkan sesak ku.aku menghembus nafas panjang dan berusaha bernafas lega.Aku menatapnya dan mengukir senyum tipis di bibirku namun sangat di paksakan.”gwechana Minho –ya ” balasku  dengan nada kecil dan segera menepis tangan nya yang menggenggam lenganku.

”oh.kalau begitu ayo masuk ” Aku menatap Minho heran.ia sungguh lembut tadi.Alis ku berkerut dan membuahkan beberapa pertanyaan di dalam benakku.Tiba tiba saja pikiran ku tentang yeoja tadi hilang.yang kini kupikirkan adalah kenapa namja ini tiba tiba baik terhadap ku?apakah aku pernah berbuat sesuatu padanya?

Aku menggarut rambut panjang ku yang tidak gatal dan meliriknya berjalan menuju ke bangku nya.Untung saja orang orang di kelas ini tidak mengetahui bahwa kami berangkat bersama .Aku bisa menghirup nafas lega sekarang.Dan tanpa rasa ragu lagi aku menuju ke arah bangku ku yang terdapat agak jauh dari bangku nya Minho.Aku meletakkan tas ku asal di atas meja dan duduk dengan santai di kursi ku.Aku menggelamkan kepalaku ke meja..orang tadi itu..aku sedikit takut.gumamku dan kembali mengangkat wajahku kepermukaan meja (?)

”Annyeong Seul Rin –ssi ” Mata ku berlonjak saat pemandangan pertama yang kulihat ,adalah seorang namja yang sedang mencondongkan wajahnya ke arah wajahku.Aku sempat terkejut karena wajah manis nya itu membuat pipi ku sedikit merona

”A-annyeong Taemin..” Balasku dan memberi senyuman terbaikku padanya. Ia memperbaiki posisi duduknya dan berhadapan manis di depanku.Taemin memiringkan kepalanya ,menatapku dan tersenyum lebar.Aku jadi kikuk dan salah tingkah ,aku rasa pipi ku tidak merona namun telah menjadi tomat merah ><.

”W-waeyo Taemin-ya?ada yang salah dengan wajahku “ Aku berani membuka mulut dan menutupi keheningan di antara kami,Namun apa yang di balasnya?Taemin hanya menggelengkan kepalanya dan sedikit tertawa geli.Aku memanyun kan bibirku,aku merasa di permalukan karna tingkahnya

”ya…jangan seperti itu,aku hanya ingin mengenal jauh teman baru di kelas ini”Ia mencibir dan menggembungkan pipinya,Aku rasa ia sedikit kesal atas renspon ku.Tapi aku rasa ekspresinya tadi sungguh lucu.Pipi yang ia gembungkan tadi sempat membuat ku gemas dan ingin mencubitnya!><

” M-mianhae..” tutur ku pelan,namun Taemin tidak mendengarnya karena aku berbicara seperti gumaman.

Aku termangun sejenak dengan tangan yang menampung wajah ku.Aku memperhatikan Taemin dari belakang,ohh ya, aku hampir lupa,sebenarnya tempat dudukku terletak di belakangnya Taemin,jarak kami dekat namun barangkali Taemin tidak pernah mencogok atau pun melirikku dari depan.ia selalu serius akan pelajaran yang di ajari seonsaengnim.Mungkin ia adalah murid teladan ,aku dengar ia juga banyak mendapatkan prestasi di sekolah ini.Hahh pantasan saja ia sangat cuek dan memilih untuk belajar,Namun kali ini berbeda,ntah kenapa baru kali ini juga ia menyapa ku dan berhasil membuat ku tersipu malu,Dengan senyuman pertama yang ia beri itu membuat ku berpikir lain tentang Taemin .ahh OMO!! Apa yang kupikirkan?hahh lagi lagi kau memikirakan yang tidak tidak

”sadarlah Seul Rin..Taemin itu namja terkenal disekolah ini ” gerutuku sembari mengetok ketokkan kepalaku dengan tanganku sendiri.Dan sedetik kemudian Lee Seonsaengnim memasuki kelas kami dan langsung mengajarkan sebuah pelajaran.Aku  mendengus kecil dan mencoba memperhatikan seonsaengnim mengajar

Author Pov

 

ahhh!! Menyebalkan”!! Seul Rin menendang asal botol plastic yang ada di depannya.Ia tidak peduli ke mana botol bekas itu mendarat.apakah ke tong sampah,tanah,meja,atau pun ke kepala botak kepunyaan Lee seonsaengnim.Iya..Seul Rin habis kesal dengan guru itu.Seul Rin tahu ia membuat kesalahan, yaitu tertidur di jam pelajarannya.Sebelumnya Taemin yang di depan nya itu sudah tidak henti hentinya membangunkan Seul Rin.Namun Ratu tidur itu enggan terbangun -____-.Dengan begitu Lee seonsaengnim yang terkenal akan kesadisannya itu lah yang membangunkan Seul Rin dengan penggaris raksasa yang ia pukul kea rah kepala Seul Rin

“ok!!aku anggap itu tidak pernah terjadi! Ughh tapi badan ku sangat lelah ” tutur nya kepada dirinya sendiri.Ia berjalan gontai menuju lapangan luas di depan sekolahnya.Disana ia bisa lihat murid yang bermain bola,volly,ada juga yang sedang berbincang bincang dan malah ada yang asik berpacaran di pojok sana.Namun Seul Rin pilih untuk menyendiri dan akhirnya ia menemukan tempat yang tempat.Dimana ada bangku kayu coklat tua dan pohon berdaun merah kecoklatan itu yang meneduhkannya

Seul Rin menutup matanya sejenak dan merasakan hawa angin yang sejuk yang merasuki tiap tiap kulitnya.Dan ketika ia membuka mata.Seul Rin melihat tiga empat,ah bukan mungkin lebih dari itu.Yang di lihatnya adalah sekumpulan yeoja yang ingin menghampirinya.Seul Rin memperbaiki duduknya dan bersiap siap

”ya! Kau Shin Seul Rin bukan”? Tanya seorang yeoja yang sepertinya ketua dari sekumpulan orang itu.Lihat saja rok yang sangat mini ,rambut yang tergerai namun terkesan indah di lihat, bukan itu saja yeoja itu memakai seragam yang agak sempit hingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang terbilang sexy

”A-ah ne.ada apa ”? Seul rin mendongak kepalanya.Matanya terbuka lebar lebar seketika .yeoja itu ??ya..Seul Rin baru menyadari bahwa yeoja anggun yang berdiri di depannya itu adalah orang yang menatapnya sinis saat ia bersama Minho

“aku dengar kau adalah yeojachingunya Minho bukan?jadi,kami di sini di suruhnya untuk menyuruhnya bertemu dengannya “ Ucap yeoja itu dengan gaya sok cool nya.Seul Rin berpikir dulu.Ia menimbang nimbang apa yang harus ia lakukan sekarang

“ah.ne..”balas Seul Rin dengan anggukkan.Yeoja itu tersenyum sinis sembari beranjak dari tempat itu.Seul Rin mengikuti arah sekumpulan yeoja itu berjalan dari belakang

Author ,pov END

Shin seul rin.pov

                              – – – – – – ——- – – – – – – – – – – – – –

”dasar yeoja babo”!! Hah?? Apa yang dimaksud oleh yeoja itu??aku menoleh ke arahnya,mereka mengepungku dan terlihat di raut wajah mereka yang kesal dan penuh kecemburuan.Aku melangkah mundur,OMO!! Aku takut sekali..apa yang mereka lakukan terhadapku?
” mati kau”!!! Tiba tiba aku mendengar pekikan dari yeoja itu,auhh!!ia mencekik ku dari belakang!apa maksud dari semua ini eoh? Mereka menjebak ku?
”aghh..lepeaskan..” aku mencegat tangan yeoja ini dari leher ku..ahh aku tidak bisa bernapas!kerongkonganku terasa sangat perih

”ya!!!kalian mau apa ”??rintih ku saat cekikkan di leher ku tambah kuat.aku mencoba untuk bernafas normal,tapi tetap saja leherku masih tercekat hingga aku tersengal sengal

’dasar yeoja genit,apa yang kau lakukan dengan Minho hah”? Yeoja itu melepaskan tangannya dari leherku dan mendorongku kuat hingga badan ku terhempas ke lantai dengan keras,aku merintih dan tiba tiba kaki ku meresa ngeri dan ngilu

”ya!!kalian mau apa” protes ku!tapi,tadi barusan mereka menyebut nama Minho bukan?hahh ini pasti yeoja yeoja kemarin yang mengepung kami dulu.Tapi bukankah Minho sudah mencegah nya? Dan sekarang dimana dia?Minho!kenapa kau  tidak menolongku?

”aghh..Minho-ya tolong..” aku mencoba memanggil nama namja itu,bisa saja ia datang dan menolong ku.tapi hasilnya Nihil!!! Tidak ada batang hidungnya di sini.Aku mulai berpikiran negatif.Aku tidak tahu apa yang akan mereka perbuat padaku.Dan tiba tiba yeoja yang bertubuh anggun itu menghampiri ku,ia merintih kesal dan sedetik kemudian tangannya mendarat tepat di pipiku
PLAAKKKK…dua tamparan yang ia lakukan.aku menatapnya nanar sembari meyentuh wajahku yang di tamparinya.Namun ia seperti yeoja yang menakutkan

PLAK PLAK PLAK.

”ahhhhh”!!! Tiga empat ,bukan mungkin sepuluh tamparan yang ia lampiaskan kepadaku .Aku merintih kesakitan ,tubuhku hampir terjatuh karena kuatnya tenaga yeoja itu.Dan di saat seperti ini ,tangan ku bergemetaran hebat.Ujung ujung jemari tanganku mulai memucat dan dingin seperti es.Wajahku perih dan mungkin berdarah ”hiks hiks..appo..”aku tidak dapat menahannya rasa sakit ini menyelimuti ku.Mata ku mulai perih dan meneteskan butiran butiran air mata kesakitan.

Minho? ya!namja itu! Kemana dia?bukankah kau sudah berjanji pada ku Minho?kemana tanggung jawab mu??aku sangat membutuhkan pertolonganmu~ – pekik ku dalam hati

”ya!!! Bocah tengik!!!kau kira kau sudah mendapat kan Minho?hahaha kau harus bermimpi,,kau tidak akan mendapatkannya!!Minho itu milik kami”!Aku mendongak kepalaku dan menghembuskan nafas tidak percaya?jadi benar mereka ingin merebutkan Minho?hahh!!sungguh konyol mereka.

”aku tidak mengerti apa yang kalian katakan tadi.namun aku tidak mempunyai hubungan apa apa dengan namja itu”! Aku mulai membentak mereka dengan nada suara yang di penuhi isakan tangis

”terserah kau menganggap nya apa!kami tidak punya belas kasihan kepada yeoja seperti mu” mereka mendekat dan aku melihat di salah satu mereka menampung ember besar.pikirku melayang,saat ember besar itu akan di adahkan ke kepalaku

”agghh!!!ku mohon hentikan”!!! Aku ingin menolak di siram ..namun

BYUUURRRR…air dari ember itu sudah dulu membasahi seragam ku.aku hanya bisa pasrah dengan air bau ini yang telah membuyuri ku.aku kembali terisak dan menutup wajahku dengan lengan kanan ku.

Minho?? dimana kau? Kau tidak lihat aku sekarang di apakan?aku hampir mati mati kesakitan disini??

”ok tugas kami menyiksa mu selesai,jadi bersenang senang lah dengan tubuhmu yang bau itu” Yeoja itu melempar ember itu ke arah ku.Aku hanya menahan sakit nya ketika benda bulat itu menghantam tubuh ku..ya..tubuh ku tersanya renyak,semuanya sakit dan perih,aku tidak tahu apa yang terjadi setelah ini,Akan kah aku mati kesakitan di sini?

Tapi.tiba tiba aku merasakan hal yang dahsyat di kepalaku.Semua yang kulihat kini berputar putar dahsyat.Aku memgeang pilipis ku namun aku tidak sanggup

BRUUUKK..tubuh ku ambruk seketika ,mata ku melayang dan mencoba memperbaiki penglihatan

”Seul Rin –ya”!! Dalam keadaan kabur aku melihat sepasang kaki berlari menghampiri ku.Seulas senyum timbul di bibirku.

Akankah ini adalah pertolongan yang di beri Tuhan?

 

ucap ku dalam hati dan di detik itu mata ku perlahan lahan tertutup.Apakah kini aku sudah mati?mungkinkah orang itu bisa menyadarkanku?

Shin seul rin.pov END

Taemin.pov END

 

Aku berjalan menuju parkiran mobil ku.namun sekilas aku melihat seorang yeoja yang tengah duduk manis di dekat lapangan sana.Aku memperhatikannya.aku meyadari bahwa yeoja itu adalah Seul Rin,murid baru itu,Tapi tidak beberapa lama kemudian aku juga melihat sekumpulan yeoja yeoja yang mengerumuni ia di sana.Seul Rin beranjak dari tempat nya dan mengikuti yeoja yeoja itu kemana ia pergi

Ntah kenapa ,aku merasa penasaran,dilihat dari yeoja yeoja itu aku merasa sedikit curiga,Jadi ku tekad kan untuk mengikuti mereka dari  belakang.Mereka menuju ke lantai atas sekolah.Aku berhenti dan mengintip dari belakang.

”dreet dreet dreet ” aku menyadari ponsel ku berdering,aku mengeluarkan ponsel ku dari saku jelana dan segera mengangkatnya.disana tertera ”eomma”
”ahh mungkin ini pembicaraan penting” gumamku dan pergi sebentar mencari tempat yang sunyi agar pembicaraan ku dengan eomma tidak terganggu

15 menit kemudian..

ne..annyeong ” aku menutup telefon dari eomma dan kembali beranjak ketempat aku menemukan Seul Rin tadi.Aku berjalan perlahan menuju kesana.Aku sedikit bergelidik,kenapa tidak ada kehebohan disini? Bukankah mereka hampir bersepuluh?namun yang kulihat adalah kesunyian disini.

Aku tidak percaya..dan karna itu aku melangkahkan kaki ku lebih dekat.Aku berhenti sejenak.mata ku liar memperhatikan tiap tiap sudut ruangan ini.Namun apa yang kulihat?aku melihat seorang yeoja yang tergeletak tak berdaya di ujung sana.Mata ku membulat dan berlalari menuju ke arah yeoja itu.Seul Rin??apakah itu tubuh Seul Rin?

”Ya!!Seul Rin- ya!!Seul Rin!!Ireonna”!!!aku meraih tubuh yeoja itu yang tidak lain Seul Rin ,aku membalikkan tubuhnya yang terperungkup itu.Mata nya tertutup, bibir nya putih ke abu abuan dan pipinya memerah dan ada lecetan luka di sana.

”Seul Rin-ya!!apa yang terjadi!!ayo bangun!!bangunlah” aku memopong tubuh lemas Seul Rin dan memopongnya ke paha ku.Ku goyakkan tubuhnya agar ia terbangun.Namun ia tetap tidak terkesiap.Ku raba wajahnya dan mengguncangkan wajahnya.ayolah Seul Rin bangun lah..hati ku berteriak dan masih mengguncangkan wajah pucatnya itu

”hahh.hahhh..” aku mendengar suara nafas Seul Rin.Itu berarti ia sudah sadar

”Seul Rin?kau sudah sadar?coba buka mata mu?kau lihat aku kan”?? Aku kembali mengguncangkan pipinya.Perasaan ku sangat lah cemas,aku tidak mau kalau yeoja ini bisa bisa tidak sadarkan diri

”A-aku bb..bisa.. m- mm elihat..” ucap nya terbata bata.Aku menelan ludah dan merasa sangat iba dengannya.

”yahh..baguslahh.”sahut ku dan meraih tubuh yang tergeletak lemas di paha ku tadi ke pelukanku.Aku memeluknya halus dan mengusap ngusap rambutnya dan menghembuskan nafas lega .

”gwechananyo?apa yang sakit di tubuh mu”? Setelah merasa cukup,aku melepaskan tanganku yang memelukknya.Seul Rin terduduk lemas di pangkuan ku.Aku segera merangkul bahu nya dari belakang,takut nanti ia lemas dan tidak sadarkan lagi

”Seul Rin?kau mendengarkanku kan? Apa yang sakit di tubuhmu” aku mengulang pertanyaan ku dan menatapnya penuh dengan rasa cemas,Namun ia hanya menahan isakan tangisnya,dan tanpa kusadari air matanya turun..

”hiks hiks..gomawo Taemin-ya.tadi itu aku sangat takuuut..aku takut tidak ada yang menolongku nanti ” Tangis nya  mulai pecah,wajahnya mulai basah,matanya juga sembab dan memerah.Ntah kenapa hati ku bergelonjak dan merasakan perih.Aku merasa,aku tidak mau melihat Seul Rin menangis menderita seperti ini.Aku juga merasa bersalah karena meninggalkan Seul Rin saat aku menelepon tadi,aku benar benar merasa bersalah padanya!

”ya..gwecahana?uljima Seul Rin-ya..aku ada disini,aku berada di sampingmu,jangan menangis lagi ” Tidak kuat melihat pemandangan ini aku langsung menyeret tubuh mungilnya itu ke dekapan ku.Kupeluk ia erat dan memejamkan mataku Seul Rin mianhae…gumamku dalam hati.Tapi di saat seperti ini Seul Rin malah menangis lebih kencang hingga terdengar suara segukan dari nya.Ku angkat sebelah tanganku dan kembali mengelus rambut panjangnya yang basah  ”Menangislah..menangislah sebanyak yang kau bisa,menangislah selagi aku ada untuk mu.” Tuturku tulus di sela sela Seul Rin sedang melepaskan isakan tangisnya.aku sengaja melakukan ini.mungkin ini baik untuk mentalnya,Tetapi lama lama seperti ini tiba tiba dadaku terasa panas.Aku yakin karena jantungku yang berdebar.Namu debaran demi debaran yang kurasakan mulai berubah menjadi rasa nyaman yang merasuki tubuhku.Aku bisa merasakn aroma tubuh Seul Rin yang menurutku ini membuat ku betah bersama nya

Aku kini tengah meraskan hawa dingin yang menerpa tubuh kami.Aku tidak beranjak dan masih memeluk Seul Rin hingga tubuhnya menjadi hangat dan lebih tenang.K condongkan kepalaku keatas dan memandang langit.Tampaknya cuaca sedang tidak bersahabat.Dengan terpaksa ku lepaskan pelukanku karena ku rasa sebentar lagi hujan akan turun

”sudah selesai menangisnya”? Aku menatap Seul Rin yang merundukkan kepalanya,lalu ia balas pertanyaan ku dengan anggukkan.Aku terseyum puas dan kembali bertanya kepadanya

”apakah kau ingin pulang”?? Aku memiringkan kepalaku dan ingin melihat wajahnya lebih dekat.Seulas senyum membentuk di bibirku lagi,Kali ini ia balas dengan anggukan pasti

”kajja”!! Ajakku, aku beranjak dan berdiri sendiri,Seul Rin tidak menyusul ku,ia masih duduk membeku di sana.Aku berpikir sejenak..ahh aku tahu itu – gumamku dalam hati dan merasa mengerti dengan tindakan Seul Rin

”Kaki mu sakit kan?butuh tumpangan”? Aku menepuk pundak ku dengan bangga dan bermaksud aku akan menggendongya.Aku rasa aku mempunyai kekutan yang cukup untuk menggendongya.Tapi Seul Rin tersenyum geli dan mungkin ia hampir tertawa.aku menanggapinya dengan senyuman

”ya!!naiklah..” aku membalikkan badan ku dan mengarahkan punggungku  ke hadapannya..”gomawo ” satu kata mulus meluncur dari mulut Seul Rin.aku kembali tersenyum dan segera menggendonnya keluar sekolah

Taemin.Pov END

Auhthor pov

”ya!! Berapa berat mu Seul Rin”?? Tanya Taemin di sela sela ia menggendong tubuh Seul Rin ”wae?apa tubuhku terasa berat” balas Seul Rin dengan nada aga bersalah

”Aniyo..aku rasa ini terlalu ringan untukku”Jawab Taemin dan membuat mereka berdua tertawa renyah.Seul Rin dapat kembali seperti semula,ia tidak menangis dan merengek seperti tadi.namun yang ia rasakan adalah kenyamanan dan kehangatan yang dapatkan dari tubuh Taemin.Seketika Seul Rin senyum senyum sendiri di saat namja itu tangah mengendongnya.Dipikirannya tidak terbayang bahwa namja manis ini selalu membuat perasaannya nyaman

Disamping itu ,mereka berdua tidak menyadari bahwa ada sepasang mata yang memperhatikan mereka tadi.Pancaran matanya penuh kekecewaan dan mungkin kecemburuan .Dan mereka juga tidak menyadari bahwa di saat Seul Rin tengah di peluk Taemin membuat suasana hati namja itu ambruk dan runtuh seketika ,namja  yang mengatakn dirinya ber-janji itu seakan kesal dan tidak terima atas apa yang ia lihat dan rasakan.Ia menggepal tangannya kuat dan susana terasa mencekik leher.Sakit..iya sakit itulah yang ia rasakan hingga jantungnya seraya ingin meledak dan berjatuhan berkeping keping.Apakah namja cemburu?ntah lah..dirinya hanya merenggut dadanya perih dan seketika ia pergi dan menghilang dari pemandangan yang menyakitkan itu

Author pov

sudah sampai ” Taemin menghentikan mobilnya

(*author gk tahu dari mana datangnya mobil si taemin..jd pahami aja yah :P)

dan berparkir di depan rumah SeulRin.Mereka pun  segera keluar dari mobil

”Gomawo” ucap Seul Rin dan mendekat menuju Taemin, seulas senyum tulusnya tergambar manis di ujung bibirnya  .Seul Rin merasa banyak berterima kasih atas tumpangan tubuh Taemin dan tumpangan mobil Taemin,ia pikir kalau sempat saja namja itu tidak ada,mungkin nasib nya akan mati menyedih kan di sekolah.Terima kasih dan beruntung..inilah yang dirasakan Seul Rin saat ini.ia sendiri juga merasa terharu karena Taemin berhasil menenangkan jiwa nya saat itu..beberapa pelukan yang ia dapatkan dari namja itu, dan itu membuatnya terkesima dan merasa nyaman

”ne,,jadi rumah mu disini”?tanya Taemin membuyarkan lamuannya dan melihat seisi luar rumah .

”iya..aku baru pindah dari sini,dulunya aku tinggal di Busan bersama eomma”

”oh begitu..”

”lain kali.aku boleh kerumah mu kan”? Tanya Taemin dan membuat Seul Rin terheran heran

”ya..boleh kan”?? Bujuk Taemin dan sedikit memasang wajah aegyo nya.namun Seul Rin bungkam dan masih berpikir pikir soal itu

”tidak boleh”?? Taemin mencoba menebak jawaban Seul Rin,,yahh tetap saja yeoja aneh itu menutup mulutnya rapat rapat

Jujur saat ini Seul Rin sangat berpikir keras,mana mungkin ia akan mengajak seorang namja masuk kedalamnya?apakah Taemin itu gila?hahh abaikan! Mungkin maksudnya berbeda.

Dipandangnya wajah Taemin oleh Seul Rin..ia melihat ada raut kekecewaan di wajah Taemin.Sentak Seul Rin merasa sedikit bersalah karena mengacuhkan namja itu.Ahh tapi apa yang harus di lakukannya?sepertinya namja itu tidak mau di ajak bicara.Dengan hati hati Seul Rin melangkah kan kaki nya perlahan dan mendekat kearah Taemin.Taemin tidak menyadarinya bahwa jarak antara mereka itu hanya beberapa senti

ia  melangkah kan kakinya lebih mendekat. Dan  tiba  tiba Seul Rin meluncurkan wajahnya kilat hingga ia dapat mengecup kilat pipi kanan Taemin

”OMO”!! Buru buru yeoja itu menutup mulutnya,sungguh tadi itu adalah di luar kesadarannya hingga mencium pipi Taemin,ia benar benar tidak bermaksud apa apa soal ini!

Auhtor pov end

 Shin Seul Rin. Pov

OMO”!! Apa yang aku lakukan?diluar ke sadaranku aku melakukan hal yang bodoh!!aigoo SeulRin!paboya!!,

Aku terdiam sebentar,dan dengan ragu ragu aku menoleh ke arah Taemin,ia memandangku tidak percaya.Namun di antara kami tidak ada satupun yang angkat bicara,aku masih terlalu malu untuk bicara,sedangkan Taemin membungkam dan tidak bicara sepatah katapun

Tangan ku mulai bergetar..apakah Taemin marah padaku?’ah mianhae Taemin-ya..aku sangat lancang’ pekik ku dalam hati
”seul rin-ya”?? Tanyanya pelan

Ah?dia akhirnya bersuara juga..tapi aku tidak tahu apa yang ia lakukan sekarang?mungkin kah ia akan memarahi ku dan peri meninggalkanku?aishh!!kenapa aku jadi berpikiran seperti ini?jadi aku harus bagaimana?jangan sempat rasa panikku di ketahui olehnya

”hmmm…”balas ku dengan senyum sedikit paksa,aku berpura pura tidak tahu apa apa,dan mencoba bersikap tenang

Tapi dia menatapku ku lekat lekat serta langkah yang mendekat…mendekat  hingga napasku tak terkontrol lagi tapi apa yang dia lakukan hingga seperti ini??apakah Taemin….?

Aku menelan ludah ku sendiri,aku sangat gugup!jantung ku juga sangat berdebar debar ,Dan jantungku tidak kalah berdebar nya saat ia  menyentuh wajahku yang memar penuh hati hati dan matanya sipitnya yang mentapku hingga kami saling bertatapan.Tatapan ku penuh dengan rasa canggung dan tatapan Taemin?aku tidak tahu itu tatapan apa namun matanya itu..membuat ku merasa luluh  dan hanya biasa terdiam,dengan jarinya ia menyentuh bawah bibirku ,aku menutup mataku dalam dalam dan merasakan hawa nafasnya Taemin yang sangat dekat,Tangannya menyentuh bibirku berubah hingga tangannya bersentuhan ke pipi ku,perlahan nafasnya sangat terasa hingga hidung kami saling bersentuhan dan..

.CHU!!

bibirku berhasil di kecupnya.aku tidak percaya ini!sekali lagi aku di cium?  badan ku langsung jadi kaku karna ini.Namun aku hanya terdiam dan membiarkan bibirku perlahan di lumatnya

Tenang dan lembut itulah yang kurasakan dari bibirnya.aku juga merasakan bibirnya  yang kenyal kenyal membuat bibirku menjadi basah

aigo!!apa yang pikirkan?aku tidak bisa seperti ini terus..

’hmmmhhpsss” aku mendesah..ahh!!nafasku tiba tiba terasa sesak, aku jadi tidak bisa berbicara dan bernafas dengan baik

”lepaskan..” rintih ku seraya mendorongnya pelan,aku memang tidak bisa lama lama seperti ini,aku harus segera menghentikannya
Ia mendengar ku dan sedetik kemudian bibir kami yang saing bartautan itu terlepas.Merasa sudah bebas,dengan kilat aku langsung mendorong Taemin,hingga ia agak berjauhan dari ku,aku berdehem dan segera merundukkan kepalaku ,Wajah ku terasa sangat panas dan mungkin sudah meroana . Tapi apa yang harus kulakukan sekarang?aku tidak tahu kenapa aku juga tidak menolaknya,aku rasa aku sudah masuk kedalam tatapan matanya hingga membuat ku seperti ini

Keheningan menyelimuti kami,aku sekarang berpikir keras dan berusaha menghentikan segala keheningan ,namun aku tidak tahu..apa yang harus kulakukan

”hmm..seul rin-ya maaf ya…kalau begitu aku pulang dulu” lamuan ku lenyap,aku memandang Taemin yang berpamitan dengan nada lemas.Aku memicingkan sudut mata ku dan memperhatikannya masuk kedalam mobil hingga mobil itu tidak terlihat lagi.Aku menggarut kepala ku yang tidak gatal.aku merasa ada yang aneh pada dirinya

”namun tadi itu sangat lembut ” gumam ku sendiri seraya menyentuh bibir ku sendiri,seulas senyum terlukis di bibirku namun senyum ini sedikit di paksakan.aku berpikir..kenapa Taemin tiba tiba mencium ku?apakah ia menyukai ku?

Aigo!! Seul Rin!! Jangan berpikir yang tidak tidak lagi!!!tidak mungkin kalau namja seperti Taemin menyukai yeoja berkelakuan manja dan aneh seperti ku?Ahh Shin Seul Rin paboya!!!

# di rumah#

Aku berjalan gontai menuju pintu masuk rumah..ah aku masih ingat bukannya seragam ku tadi basah?lebih baik aku segera ke kamar dan berendam air panas.Aku rasa ,kalau berendam ,mungkin rasa penat ku akan menghilang

“Eomma aku pulang” sapa ku dan membuka sepatu ku asal tanpa menaruhnya kembali ke raknya.Namun eomma tidak menjawab sapa ku,keningku berkerut dan memikirkan bahwa eomma sudah istirahat di kamarnya.Dan tanpa pikir panjang lagi ,aku menaiki tangga rumah dan menuju ke kamar ku

CEKLEKK.pintu kamar terbuka tersendirinya,aku tidak peduli dan memilih masuk kedalam kamr.Ku hempaskan tas ku ke atas kasur lalu buru buru aku membuka kancing seragam dan segera meraih handuk

30 menit kemudian

“ahh segarnya “ aku mengeringkan rambut panjang ku dengan handuk.Namun mata ku membulat saat melihat eomma sedang terduduk lesu di atas kasur ku.Aku menghampirinya yang masih berlampis handuk dan duduk di sebelah eomma

“eomma ada apa “? Seru ku dan merangkul bahu eomma,aku bisa merasakan bau eomma yang sangat khas di hidungku

“eomma mau bicara padamu’ tutur eomma dingin dan berlogok serius

“apa eomma” balasku antusias..aku melihat wajah eomma sejenak ..ia sangat gugup dan sesekali menggenggam tangannya sendiri,aku tahu.kalau eomma seperti itu.pasti ada sesuatu masalah

“ayo..eomma katakan…”ucap ku tidak sabaran

“Seul Rin-ah .kau sebentar lagi beranjak dewasa ,dan eomma ingin kamu hidup nyaman dan bahagia ,Jadi..maukah kamu eomma nikah kan dengan seseorang yang eomma pilih sebagai suami mu”?

T.B.C

Gimana??tetrlalu panjang dan membosankan?

aku harap sudah baca TINGGALKAN JEJAK XD *ihh maksa

Iklan

4 thoughts on “My Spoiled Girl – Part 2

  1. Kyaaaa~ ini kok mlh jd cerita seulrin-taemin sih? Minhonya mana??-_-
    Eommanya beneran mau nikahin dia? Aku harap dia dijodohin sm minho^^
    Next.. Next..
    Thanks author^^

  2. Miina Kim berkata:

    ini mah, lom panjang… saeng…
    Fujita: -___-
    Mgkn krn keasyikan baca, jd berasa dikit aja, heheheeee

    Aduh, sbnernya emang udah tradisi di Korea sana, ya
    kalo ada cwok keren di sekolah, maka ada sekumpulan yeoja pemuja
    jadi-jadian serigala… (ni bahasanya agak janggal)
    yg siap membully yeoja manapun yg deket ma pujaan mereka….
    ckckckckckckckkkkk….

    Si Minho lagi, kemana dia..
    Seul rin dikeroyok dia gak keliatan batang idungnya
    walhasil, yang nyelametin Taemin…
    Eh, Minho malah liat si Taetaem gendong Seul Rin…

    (baru nyadar, Seul Rin 2x digendong sm cwok cuakeppp…
    eon juga mau…..)
    #Jinki oppa, ni gara2 oppa yang nganggurin aku kelamaan…
    berasa ‘gablay’ deh… O.O
    maksudnya ‘Ga pernah diBeLAY’…

    Balik ke headline tadi….
    Tae gendong seul Rin dan disaksikan langsung oleh Minho
    (eon yakin, tuh Minho…)
    Jadinya Minho cemburu buta… dan merasa dikhianati?

    Tapi mudah2an Minho gak liat SeulRin kiss ma Taemin
    bisa berabe tuh si kodok belo’
    bakal ngamuk massal… ngajak fujita n flamers…
    #Eon ma Jinki mau ngungsi dulu…

    Tapi bener2 dah, Taetaem gerakannya jg lumayan gesit…
    motor kale gesit!!!
    mgkn seul rin cium pipi tae buat nyatain rasa terimakasihnya
    tapi tae udah keburu terbawa suasana dan… yah, gitu….

    #Jinki oppa, kita mau coba juga….???? ^ ^
    ditinggal kabur Jinki….
    -______-
    Fujita: yah, eon, kalo mau mesum jangan disini…,
    noh… disono… di Perapatan Senen… di bawah pohon kecambah…
    #emang ada…?>;”#!%?./????

    Waduh, si eomma udah mau jodohin seul rin…?
    gak salah tu?
    Tapi kira2 siapa ya…?
    Tapi emang, sih, eon inget eomma Seul Rin
    pernah tanya sesuatu yg agak aneh di part pertama
    perihal kesan pertama seul rin disekolah,
    sdh bertemu seseorang? atau yang inget namanya?
    kira2 begitu pertanyaan eommanya…

    Fujita udah tidur dari tadi, komen kepanjangan n gak nyambung…

    Pokoknya, eon penasaran dgn kelanjutannya….

    • beneran! ketiduran eon! XD

      Aku saranin jangan baca ff ini, dijamin bakal gak jelas gitu :o. serius lho…

      tapi karna aku udah liat eon baca sampe akhir..yah mau gimana lagi. Aku hnya mau ngucapin makasih banget, hehehe ^^

      aduh! kodok belo? nama yg bagus ^^
      tapi selalu ya…setiap komen pasti si ayam di bawa2 terus (?) setia…. o.o

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s