My Spoiled Girl – Part 3

My Spoiled Girl-Part 3

Tittle               :   My Spoiled Girl – Part 3

Author             : ShinFujita

Main Cast        : Shin Seul Rin a.k.a Seul Rin,Choi Minho,Lee Taemin

Support Cast    :  Seul Rin Family , Lee Taemin Family

Length             : Chaptered

Genre              : Romance, Friendship,Family,Sad (may be ?)

Rating              : PG 13

“Maksud eomma apa?aku dijodohkan”?. Aku tergelonjak dan menatap eomma tidak percaya,apakah aku tidak salah dengar tadi?menikah?apakah itu yang dikatakan eomma?

”ne…kamu akan di jodohkan dengan pasangan yang telah eomma appa pilih untukmu,ia anak dari teman Appa,mereka telah banyak membantu keluarga kita saat masa masa sulit dulu,kita sudah banyak berutang budi kepada mereka,jadi karena itu eomma dan appamu sepakat ,akan menikahkan kamu dengan anak dari keluarga itu”.Aku mengerti apa yang dimaksud eomma,dulu memang saat umurku 5 tahun,kondisi perusahaan apa sangatlah kritis hingga appa berutang kesana kemari, kami pun tidak kalah susahnya karena ekonomi keluarga kami menipis,aku juga ingat bagaimana eomma meminjam uang tetangga hanya karena aku dan oppa kelaparan tidak makan 2 hari,kejadian itu benar benar kejadian kritis di keluarga kami,Namun tidak beberapa lama kemudian,keadaan rumah kami kembali normal,Aku yang masih umur 5 tahun tidak tahu kenapa keadaan kami jadi membaik

”bagaimana Seul Rin”? Tiba tiba lamuan ku terlenyap,aku menoleh ke arah eomma,aku menatap nya ragu..”akan kupikir pikir eomma,tidak mungkin aku langsung menerimanya”ucap ku setengah jujur padanya.Seketika itu aku merundukkan kepalaku dan merasakan sesak karena perkataan eomma sendiri,aku mulai berpikir,,apakah karena membalas budi eomma akan menjodohkan ku??iya..mungkin ini maksud eomma,Namun ntah kenapa dadaku terasa panas dan sesak kembali,aku mulai susah untuk bernafas.

”eomma tahu,pikirlah baik baik,” Ucap eomma sedikit dingin dan setelah itu ia sudah beranjak dari kamar ku

Aku memandang punggung eomma ,hingga ia benar benar hilang dari pandanganku.Aku menghembuskan nafas berat dan tiba tiba aku tertawa hambar

”hahaha!menikah?sejauh itukah pemikrian eomma”? ucap ku kepada diri sendiri danh tertawa hambar.Walaupun aku pikir ini sedikit konyol,tetapi kenapa dadaku selalu sesak dan bahkan kepalaku mulai berdenyut denyut?di dalam hatiku selalu berteriak agar menolak pernikahan itu,aku tahu ,aku memang tidak menyetujuinya,Tapi…ah.saat ini lupakan saja!badanku sudah lemas dan ingin tidur secepatnya

Akupun langsung berdiri dari ranjangku dan melangkah menuju lemari,setibanya,aku membuka pintu lemari dan mengambil piyama pink yang sudah tergantung di sana.Tanpa pikir panjang,aku langsung memakainya dan berjalan menuju ranjang ku kembali

Kubaringkan tubuhku kekasur lalu menyeret selimut tebal yang ada di ujung kasur,Aku menyeret selimut itu tinggi tinggi hingga menutupi seluruh tubuhku.Aku memejamkan mataku dan ingin tidur secepatnya.Namun ntah kenapa mata ku terbuka lagi,,mataku susah untuk terlelap.”hahh..yang benar saja” runtukku sendiri dan membuka selimutku hingga menampakkan setengah badanku.Aku menyentuh pelepisku dan merasa ada yang berdenyut denyut disini

Eomma,eomma yakin akan menikahkan ku?apakah eomma benar benar membahagiakan aku?tapi kenapa harus secepat ini?eomma tahukan?aku adalah yeoja biasa, yang tidak tahu apa itu arti pernikahan,malah aku tidak pernah jatuh cinta

Eomma,apakah demi membalas budi,eomma rela melakukan ini?apakah eomma tidak tahu,akan ada salah satu di antara kami  yang akan tersakiti dan terbebani?-walaupun aku salah satunya?

Aku kembali memikirkan ini,,aku tidak tahu..kenapa menurut ku ini sangatlah dipaksakan,tetapi mengapa ia melakukan ini?memikirkan ini membuatku sakit eomma..a-aku tidak mau.sirrohyo!.

”hiks hiks,,,sirrohyo”!! Ntah kenapa mata ku kembali berair hingga aku menangis,aku merasakan pasokan udara mulai menipis karena isakan tangisku yang menjadi jadi,”e-eomma,,,aku tt-tidak bisa” gumamku dan masih menahan tangis,aku mencoba merenggut dadaku dan menahan rasa sesak disana.Dan kemudian aku memejamkan mata ku perlahan agar aku bisa terlelap dan melupakannya semua

Shin Seul Rin.Pov End

Author.pov

”aish!!sial!kepalaku sakit lagi ” gerutu gadis itu sembari menyentuh kepalanya,ia memejamkan matanya dan berusaha mengambil kekuatan agar bisa menghilangkan rasa sakit itu.Setelah meresa lega,,gadis itu menerungkupkan kepalanya ke meja dan mencoba memejamkan matanya lagi,,Tapi sialnya,gadis itu masih mengingat tentang perjodohannya itu,ia penasaran,seperti apa laki laki yang akan dijodohkan dengannya,Tampankah? Atau malah sebaliknya?Entah mengapa, di dalam otak gadis itu muncul bayangan seorang laki laki sama sekali tidak dapat masuk kedalam katergori tampan ataupun manis , bahkan meski sudah ia usahakan ribuan kali

”TRIIIIT”!! Bel jam istirahat berbunyi,murid muris dikelasnya sibuk membereskan buku bukunya dan kemudian meninggalkan kelas

”ya!Seul Rin-ah kamu mau ke kantin bersama kami”?? Tiba tiba sekumpulan yeoja yeoja di kelasnya menghampirinya untuk mengajak Seul Rin makan ke kantin,Namun ajakannya itu tidak berlaku bagi Seul Rin,ia masih menggelamkan kepalanya,Ia tidak peduli teman teman yeojanya itu memanggilnya.Ia lebih peduli terhadap nasib pernikahannya itu dan juga bagaimana orang yang dijodohkan dengannya

”baiklah..kami tahu maksudmu” gerutu salah satu yeoja disana dan meninggalkan Seul Rin di kelas, Seul Rin mendongakkan kepalanya dan menyadari bahwa teman temannya tadi sudah meninggalkannya,Tiba tiba seulas senyum bebas terlukis di bibirnya.Namun beberapa detik kemudian senyumannya itu menjadi pudar,ia melihat seseorang yang berjalan dari ambang pintu dan sempat melewati Seul Rin,Seul Rin hendak mentapnya ,tetapi orang itu mengacuhkannya seakan ia tidak meyadari bahwa ada sebuah makhluk yang tengah memperhatikannya

Seul Rin terkejap dan tiba tiba saja ia menoleh kebelakang dan menatap orang itu tajam,Seul Rin berdengus kesal,karna orang itu tidak menganggap keberadaannya

Author.pov end

Shin Seul Rin .pov

”ya! Beraninya dia mengacuhkanku”? Bentakku dalam hati,Yah..ntah kenapa aku tidak sengaja melihat orang itu yang berjalan melewatiku,walaupun saat itu kepalaku masih berdenyut denyut ,namun aku masih bisa melihatnya dan juga pandangannya itu seperti ingin menusuk nusuk mataku.

Aku menoleh kebelakang,dan melihatnya telah asik dengan hearphone yang ia genggam,tetapi tidak beberapa lama,orang itu menyadari bahwa aku sedang memperhatikannya,Mata kami saling bertemu,Ia menatapku tajam,aku sempat terkesiap dan merasakan ada yang aneh dengannya,pandangan matanya,,sangatlah menyakitkan.- pikirku.Aku ingin menghampiri orang itu,dan ingin mengintropeksi namja yang tengah asik dengan earphone di telinganya

”ya!kenapa kau menatapku seperti itu”?Ucap ku dengan nada sedikit tinggi,

”aku tidak menatapmu” balasnya dingin dan mengalihkan pandanganya,ah!!benar benar namja ini!ia beraninya mengacuhkan ku seperti ini?apakah ia tidak sadar akan kelakuannya kemarin itu?apakah tidak ada niatpun di hatinya untuk menanyakan keadaanku?

”sudahlah,,aku mau pergi ”namja itu mentyeret tubuhnya dan beranjak dari bangkunya,ia tidak melihatku dan melangkah mendahului tubuhku,Aku kembali terkesiap,mataku terbuka lebar, aku berpikir kenapa ia jadi seperti ini?kenapa ia bersikap dingin seperti ini?

”Minho-ya” ucapku pelan,,dan masih membeku di depan mejanya

”wae”?balasnya singkat dan sempat membalikkan badanya,Aku menatapnya,,aku melihat ekspresinya datar dan matanya itu,,,matanya sangatlah mengerikan!

”kau ingin lari dariku?kau tidak ingin mengakui kesalahan mu”? Tutur ku sembari menatap kedua matanya,,namun ntah kenapa,melihat matanya membuat hatiku perih ,aku merasakan hawa hawa dingin dan kebencian yang ada di sekujur tubuhku.

Kebencian?aku membencinya?ya!!aku akui itu!aku membencinya karena ia telah mengkhianatiku,ia telah berjanji padaku namun ia tidak menepatinya.Apakah ia tahu?apa akibat dari perbuatannya itu?aku hampir mati ketakutakan dan kesakitan di sana!tubuhku sudah hampir remuk karna orang orang tidak mempunyai hati itu  memperlakukan ku seperti binatang!aku berpikir – Minho,,benarkah kau tidak mempedulikanku?kau tidak peduli lagi atas perbuatanmu itu

Aku tidak tahu,apakah aku bodoh atau apalah,gara gara memikirkan ini,tiba tiba airmata turun,aku menangis ,aku menangis tidak percaya bahwa apa yang kudapatkan ini!Minho,dia,,dia merasa tidak peduli padaku,dia menganggapku tidak ada dan terus mengacuhkanku.Tapi sungguh,aku tidak suka diperlakukan seperti itu.Sebenarnya apa yang dipikirkannya?kenapa malah aku yang sangat sakit melihatnya?kenapa harus aku yang merasakan perih ketika menatapnya?

”Minho-ya,,kau ingat perjanjian mu bukan?aku yakin kau mengingatnya kerena kau lah yang membuatnya,tapi,,,kenapa kau tidak membuktikan janjimu itu?kenapa kau tidak menyadari bahwa saat itu aku benar benar membutuhkanmu?wae”??!!! Aku rasa kemarahanku sudah membatasi ubun ubun,dada ku hampir sesak karena isakan tangisku yang menjadi jadi.

”kau salah paham Seul Rin-ya,,aku tidak melakukan itu”!! Aku mendongak kepalaku dan  dengan sigap aku menghapus airmataku,aku tidak mau kalau aku tampak menyedihkan di depannya,tidak mau menangis hanya karena namja sepertinya!tapi apa yang dikatakannya tadi?salah paham?salah paham apakah?

”A-apa maksudmu?apa yang di salah pahamkan”?!aku mengkerutkan dahiku dan masih mencerna perkataannya tadi,,salah paham?apakah aku memang salah paham terhadapnya?Namun,kalau benar itu salah paham,,kenapa Minho tidak ada saat itu?kenapa ia tidak menolongku?

”Kau menganggapku tidak peduli dengan janjiku itu kan?kau salah Seul Rin-ah!aku bisa melihat di sana,aku melihatmu di saat itu,tetapi aku tidak bisa tiba tiba ada di sampingmu,,aku tidak bisa”! Aku terkejap,baru pertama ini Minho berbicara terang terangan seperti ini,apakah ada sesuatu yang sembunyikan?

”kenapa tidak bisa”?tanya ku penasaran,namun Minho terdiam,ia tidak menjawab pertanyaanku,Aku memutar mataku dan tidak kusangka telah banyak pasang mata yang tengah memperhatikan aku,dan Minho

”i-itu,karena,,,itu karena seseorang”ucapnya sedikit tajam dan mengalihkan pandangannya,Minho seperti memperhatikan sesuatu,namun kenapa?,,tiba tiba matanya berubah sinis seperti itu?apa yang dia perhatikan hingga sudut matanya setajam itu?aku rasa sorotan mata Minho,seperti macan yang ingin memakan mangsanya hidup hidup,pandangan mata yang mengibaratkan ingin menusuk nusuk sudut mata orang yang ia lihat

Aku sedikit mengerjap,dan karena penasaran,aku pun juga ikut mengubah arah mataku dan memperhatikan yang di perhatikan Minho,Mata ku sempat membulat besar karena tidak yakin dengan apa yang kulihat ini.Aku menyipitkan mataku dan mulai berpikir apa maksud dari pandangan itu,

”Minho,,apakah karna namja itu”? tanya ku dengan hasil tebakanku sediri,tapi Minho mengacuhkanku dan tetap memperhatikan namja yang berdiri di ujung pintu

”Minho,,kau yakin,,karena orang itu”?Tanyaku lagi sembari melangkah kaki ku pelan dan perlahan mendekati Minho,Minho menyadari bahwa aku mendekatinya.dan dengan sigap ia menatapku sejenak,Aku memiringkan kepalaku ,menunggu jawaban darinya

”kau tidak perlu tahu” balas Minho dingin dan sedetik kemudian ia berlari meninggal kan kelas ini,aku mengerjapkan mataku ,aku merasa Minho sangat emosi,tadi saat Minho memperhatikan namja itu, aku melihat Minho mengepal tangannya erat hingga urat uratnya hampir keluar,dan juga nafasnya yang tersengal sengal itu,Aku tidak percaya bahwa Minho benar benar membenci orang itu

”Ya!apa yang kalian lihat lihat”!! Aku mengangkat kepalaku dan baru menyadari bahwa murid murid dikelas ini tengah memperhatikanku,aku menatap tajam mereka,dengan cepat mereka merundukkan kepalanya dan kembali pada aktifitas mereka masing masing.Aku mendengus kesal,,,dengan lemas aku kembali ke bangkuku ,aku duduk disana dan langsung mengadahkan kepalaku diatas kedua tanganku,’seharusnya aku tidak perlu lagi marah marah seperti tadi kepada Minho,,,sebab ,aku rasa Minho lah yang paling emosional kebanding diriku sendiri,ia sepertinya benar benar marah’

”ya!Seul Rin-ah,,kenapa Minho menatapku seperti itu?aku jadi takut melihatnya” Aku mengangkat kepalaku dan melihat seseorang yang berdiri di hadapanku,Aku sedikit terkejut atas keberadaannya,ia tiba tiba menanyakan itu dan memasang wajah innocent nya

”A-ah,,Mollayo Taemin-ah” balasku sedikit melemas dan kembali kedalam alam pikiran ku

Benar aku tidak salah lihat!!Minho benar benar menatap Taemin ,,aku juga melihat tatapan Minho itu seperti tatapan kebencian,Tapi mungkinkah karena Taemin Minho tidak bisa menolongku saat itu?apakah itu jawabannya?kalau benar,,kenapa harus Taemin disalahkan?

Shin Seul Rin .POV. End

Author .pov

”aishh!!kenapa aku jadi seperti ini”? Minho merenggut dadanya yang tersengal sengal.Ia habis berlari karena Minho tidak mau orang orang disekitarnya menganggap ia cemburu terhadap gadis itu,Tidak!!tidak mungkin ia cemburu!meskipun memang ada perasaan itu,ia harus melupakannya dan juga menjauhi gadis itu.

Namun,,tadi itu ntah kenapa.Amarah Minho kembali membara saat sosok orang itu benar benar memperhatikannya.Minho merasa muak dengan sosok itu,sosok yang dimana telah menghancurkan niatnya dan membuatnya mengingkar janjinya,sosok itu adalah Lee Taemin.Bukan orang itu saja,namun gadis itu,,gadis yang menangis kerena Minho.Gara gara kejadian kemarin itu,Minho tidak dapat berpikir jernih,pikiran nya dipenuhi oleh bayangan bayangan Seul Rin,bayangan seorang Seul Rin yang membuat dirinya merasa kecewa dan bersalah.Minho merasa kecewa karena apa yang ia lihat,,itu sangat menyakitkan,menyakitkan bagaimana Taemin lah orang yang mengganti posisi dimana Minho lah yang berhak disamping Seul Rin,Minho lah yang berhak menghapus air mata Seul Rin ,bukan Lee Taemin ,Namun ia juga bersalah karena ia tidak bisa menepati janjinya kepada gadis itu.Gadis yang membuatnya hampir gila karna memikirkannya. ”aghh”!!! Minho mengacak rambutnya frustasi,menekurkan kepalanya dan kembali menahan perasaannya.Minho berpikir,,apakah perasaan sakit seperti ini adalah kecemburuan?kecemburuan yang membuat jantungnya berdebar kencang seakan ingin meledak,kecemburuan yang membuat matanya tidak sanggup lagi  melihat gadis itu,,

*** 2 hari kemudian***

Seul Rin-ah,eomma mau pergi sebentar,kau jaga rumah ya”?

”ah..ye..” balas Seul Rin yang masih berkutat pada majalah fashion yang dibacanya.Seul Rin hanya mengangguk mengerti apa yang dikatakan eommanya,hanya jaga rumahkan?-pikir Seul Rin enteng.Dan tidak beberapa lama kemudian,Seul Rin menaroh majalahnya kembali ke atas meja dan mencari sosok eommanya ”sepertinya sudah pergi” gumam Seul Rin sembari beranjak dari sofa ruang keluarganya.

Seul Rin berjalan gontai menuju ke dapur untuk mencari sesuatu yang bisa ia makan.Selama beberapa hari ini,,ia cukup stress karena perlakuan orang orang terhadapnya,dimulai dengan eomma yang selalu mendesaknya untuk menikah dan orang  yang baru baru ini yang selalu menjauhinya.Seul Rin tidak tahu,kenapa namja itu tiba tiba menghindarinya,,apakah benar namja itu memang kesal padanya?

”dreeet dreeet dreeet” Seul Rin menyadari Handphone berdering.Seul Rin menaroh kembali susu yang ia dapatkan dari kulkas tadi dan segera merenggut Handphone itu dari saku celananya.Seul Rin menekan salah satu tombol di layar Hangphone layar sentuhnya itu,,

1 new message

Seul Rin-ah,ini aku Taemin

Akhir –akhir ini kau sepertinya tidak sehat,apakah kau baik baik saja Seul Rin-ah”?

Setelah membaca pesan singkat dari Taemin,ntah kenapa Seul Rin tersenyum sendiri,Seul Rin merasa Taemin sangat memperhatikannya hingga mengirim pesan yang menurut Seul Rin ’konyol’ itu.Lalu sedetik kemudian Seul Rin mengetik beberapa huruf di layar Handphonenya,,setelah selesai ia langsung menekan tanda send.dan terkirimlah pesan itu

Seul Rin membalas

From : Seul Rin

 Gwenchana Taemin-ah,tidak usah mengkuatirkanku 😛

1 new message

Arrasho! Tapi bisakah kau mengintip keluar? Aku sedang menunggu mu di sana

Seul Rin mengerjap beberapa kali,dan mencerna isi pesan baru dari Taemin.Taemin sedang menunggu ku di sana,tapi apa yang dilakukannya?

Dengan sigap Seul Rin memasang sendal di kakinya,ia mencoba mengintip lewat pintu yang ia buka dan celingak celingok melihat dimana keberadaan laki laki itu .Tiba tiba seulas senyum tipis mengembang di sudut bibir gadis itu

***

Taemin benar benar berdiri di depan pagarnya,Taemin menyandarkan punggungnya ke dinding mobil BMWnya itu sambil memainkan handphonenya,ia sedang menunggu balasan pesan singkat Seul Rin dan segera menemuinya.

”ada apa”? Beberapa menit kemudian Seul Rin telah berada di hadapan Taemin,ia sesekali mengerjap dan menatap bingung Taemin. ”kau tidak apa apakan,Seul Rin-ah” ?Taemin tidak peduli ucapan Seul Rin. Ia melihat wajah Seul Rin yang kelihatan lesu dan ia bisa melihat samar samar lingkar hitam di mata gadis itu,Taemin merasa sedikit bersalah karena mungkin ia menganggu gadis itu,yah,,bisa dikatakan,menurut Taemin,Seul Rin tidak enak badan

”gwenchana..” balas Seul Rin singkat

”jeongmal?tapi aku perhatikan,disekolah kau seperti tidak enak badan,,,kau sakit Seul Rin-ah”?.kata Taemin dan memasang wajah cemasnya. ”ne,,aku memang sempat sakit,tapi aku sudah makan obat , kok,,jangan cemaskan aku Taemin-ah” .Aku Seul Rin seraya tersenyum agar Taemin benar benar percaya padanya.Memang,Seul Rin sempat sakit tapi itu hanya sehari kemarin, menurut gadis itu,,mungkin ini adalah akibat kejadian kejadian belakang ini yang menimpanya,,,tapi sungguh,,Seul Rin sekarang lumayan sehat

”hmm,,,jadi apa yang membawamu kemari”? Tanya gadis itu penasaran

”aku,,ingin mengajakmu kesesuatu tempat”

”kemana”? Tanya Seul Rin sembari memiringkan kepalanya bingung

”ah,kau akan tahu nanti,,tapi lebih baik kau ganti baju mu dan kita akan pergi,otte”? .seru Taemin sedikit girang ,tidak mempedulikan pertanyaan Seul Rin tadi,Tapi Seul Rin terdiam dan sedikit berpikir keras, bukankah tadi eommanya berpesan agar menjaga rumah?Tapi Taemin,,,ia sudah repot repot kemari hanya untuk mengajaknya,gadis itu tidak mau kalau Taemin kecewa kalau ia tidak mengikuti ajakan Taemin

”Eung” Seul Rin mengangguk ragu,menurutnya tak apalah kalau sekali ini saja,lagian sepertinya Taemin sangat mengharapkannya

”ne”?bingung Taemin seraya memiringkan kepalanya

”ne,,aku akan ganti baju” ucap Seul Rin memperjelas, dan beberapa detik kemudian ia membalik dan segera menuju kerumahnya untuk mengganti bajunya

Taemin ternganga,ia tidak menyangka ajakannya langsung diterima

Melihat renspon dari Seul Rin tadi,Taemin langsung tersenyum senang,ia merasa bahagia sekarang ,bisa jalan jalan bersama gadis manis itu , ia tidak bisa merasakan bagaimana nanti kencan pertamanya bersama Seul Rin,,

Taemin benar benar bahagia

***

”bagaimana Roller Coster tadi?kau suka”?.Taemin memiringkan wajahnya dan melihat ekspresi dari gadis yang disebelahnya itu

”ne..”balas gadis itu tersenyum tipis dan berjalan beriringan,

”Aku rasa,aku sangat menyukai tempat ini,,,kapan kapan kita kemari lagi ya”?Taemin menghambat jalan gadis itu ,membuat langkahnya berhenti. Gadis itu mendongakkan kepalanya dan menatap Taemin heran

”ne..”jawab gadis itu singkat,,dan kembali melanjutkan jalannya tanpa memperdulikan Taemin yang dihadapannya,Taemin mengkerutkan dahinya,merasa aneh dengan sikap gadis itu

”Seul Rin-ah,,chankamanyo”Taemin menarik pergelangan tangannya,dan membuat langkah gadis itu berhenti dan menoleh kearahnya ”wae”?ucap Seul Rin singkat.

”Temani aku lagi,,”ucap Taemin melemas dan memasang icon aegyonya,Taemin tidak tahu kenapa ia tiba tiba merasa teracuhkan oleh Seul Rin ,Tapi Taemin tidak mau kalau itu terjadi!ia tidak mau kalau gadis itu tidak melihatnya walaupun untuk sedetikpun

”kamu mau apa lagi ,Taeminie”?? Sahut Seul Rin malas,Ia menepis tangan Taemin yang menggenggam tangannya itu dan memalingkan wajahnya. Ia sudah merasa cukup lelah,dari tadi Taemin mengajaknya menaiki beberapa wahana di Taman Bermain ini,Iya,,sebelumnya Taemin memintanya untuk menemani hari liburnya ke Taman Bermain,dan karena ajakannya itu,,dengan terpaksa Seul Rin meninggalkan rumahnya dan menuruti ajakannya itu,Seul Rin sempat senang karena Taemin bisa mengajaknya ketempat menyenangkan ini,,namun sekarang ntah kenapa setelah menaiki Roller Coster tadi,perasaan Seul Rin jadi kacau dan campur aduk,yah gimana tidak wahana yang sangat ekstrim itu hampir membuat kepalanya berputar tujuh keliling

”Aku lelah,,tidak bisakah kita istirahat dulu”? Seul Rin masih memalingkan wajahnya,ia tidak mempedulikan Taemin yang telah memperhatikannya ”kita sudah lama keliling di tempat ini,apa lagi kau!mengajak ku kesana! Kesini!itu membuat kulelah ,Taemin”lanjut Seul Rin dengan raut wajahnya yang masam

”arrseo!jadi kau mau kemana”?

”bagaimana cari tempat minum”?aku  Taemin memiringkan kepalanya,menyetujui usul Seul Rin tadi, Seul Rin mengangguk pelan dan mengikuti arah Taemin berjalan menuju tempat yang ditunjukkinya

****

”kau tunggu saja disini”,Taemin menggenggam tangan Seul Rin sembari menyeret tangannya ke tempat yang pas untuk mereka berdua.Setelah itu Seul Rin menggangguk dan segera duduk disofa belakangnya,di tatapnya punggung Taemin yang tambah lama tambah menjauh itu.

Dan tiba tiba Seul Rin terbelalak,mengingat apa saja yang ia lakukan dengan namja itu ,ia menyipitkan matanya dan berpikir sesuatu

”Namja yang baik” Gumamnya,dan diiringi seulas senyum manis di bibirnya,ia merasa Taemin sangat perhatian dan peduli padanya,namja itu mau menuruti apa kemauannya dan terkadang Taemin sering menolongnya

,Kenapa aku bisa dekat dengannya?pikir Seul Rin melayang,membayangkan bagaimana ia bisa mengenali sosok Taemin,yang ia tahu Taemin adalah orang yang selalu membuang rasa sakit dan suntuknya,yah bisa dikatakan Taemin menjadi obat hidup baginya,

Deg !!Seul Rin menggelengkan kepalanya,ia merasakan hal yang aneh!benar benar aneh!jantungnya berdebar dan pikirannya terbang ntah kemana,,kenapa ia tiba tiba berdebar seperti ini,ia berdebar karena hanya bayangan Taemin yang mengawang di pikirannya,Seul Rin merasa aneh,,

”ya!Seul Rin-ah”,Tiba tiba lamuan Seul Rin lenyap,ia langsung mendongak kepalanya dan melihat Taemin yang telah berdiri di sampingnya dengan dua gelas minuman yang digenggamnya

”ah Taemin”?? Renspon Seul Rin dengan nada sedikit terkejut,ia menatap namja itu sejenak dan tiba tiba Taemin tersenyum lembut padanya,Seul Rin terbelalak karena hal yang aneh itu tiba lagi di perasaannya

”maaf,hanya minuman” ucap Taemin kemudian sembari duduk berhadapan dengan Seul Rin ,Taemin meletakkan dua buah gelas cappucino coffee yang ia beli lalu meregut salah satunya.Taemin menyeruput sedotannya sambil memperhatikan jendela caf’e disebelahnya,namja itu terdiam dan terus menikmati cappucino yang ditangannya.Tetapi Taemin tidak menyadari bahwa gadis yang dihadapannya itu tengah sibuk memperhatikannya ,memperhatikan lekuk dan raut wajah Taemin yang membuat jantung gadis itu tidak bisa berhenti berdebar

Kenapa perasaanku seperti ini??Bantin Seul Rin berteriak,ia tidak tahu kenapa tiba tiba saja ia ingin memandang wajah Taemin,,melihatnya,membuat Seul Rin mengingat semua apa yang ia lakukan bersama namja itu,bermain,tersenyum,bahkan tertawa.Seul Rin merasakan ada hal yang tidak beres dengan perasaannya,tiba tiba saja ia mudah berdebar dan tidak mau lepas dari Taemin

”Seul Rin –ah..”Taemin menolehkan kepalanya,tidak lagi menatap keluar jendela,ia kini beralih menatap Seul Rin yang sibuk akan pikirannya sendiri.”ne”?Seul Rin sedikir terkejut karna lamuannya tiba tiba lenyap,ia juga memiringkan kepalanya dan berharap Taemin tidak tahu bahwa sempat memperhatikan Taemin terus

”menurutmu,,apakah Choi Minho membenci ku”?

”m-mwo”?

”kau ingat kemarin itu bukan?saat kau dan Minho sedang berdebat?sepertinya saat itu Minho menatapku tajam,aku tidak tahu apa maksudnya itu tapi belakangan ini aku sering berpikir bahwa Minho benar benar membenciku” Entah kenapa,semenjak Taemin menghadap keluar jendela tadi,ia selalu mengingat kejadian itu,Taemin merasa gelisah akan tingkah Minho saat itu,dan bahkan sampai penasarannya,ia nekad menanyakan ini pada Seul Rin

”a-aku tidak tahu,Taemin” Seul Rin membulatkan matanya,ia tidak menyangka bahwa nama Minho  kembali mengiang di kepalanya,Sebenarnya apa yang dipikirkan Taemin hingga menanyakan ini?apakah dugaan Seul Rin sebelumnya itu benar?Tapi kenapa ia malah penasaran atas alasan apa Taemin membicarakan ini?.”tapi,,kenapa kau tiba tiba menanyakannya”?Seul Rin menatap Taemin seksama ,ia ingin melihat bagaimana raut wajahnya akan pertanyaan ini

”karena aku penasaran,aku penasaran akan perasaan Minho,tapi sebelum itu,apakah kalian mempunyai hubungan khusus”?

”maksud mu”? Bingung Seul Rin ,dan menaikkan sebelah alisnya

”Ma-maksudku,,,apakah Choi Minho membenciku karena ia menunyukaimu?”? Jelas Taemin dengan gugup,Taemin menelan ludahnya pelan,sebelum menanyakan ini, Taemin sendiri tidak tahu kenapa ia bisa berkata seperti ini, Menurut Taemin selama ini Minho mempunyai perasaan lain terhadap Seul Rin,buktinya semenjak perdebatan beberapa hari belakang itu,Minho selalu bolos dan selalu meliriknya tajam

”mwo ? ah,,ani,itu tidak mungkin” elak Seul Rin seketika

”Jeongmal?,,bagaimana denganmu? Apakah kau menyukainya”?Taemin menatap Seul Rin tajam namun penuh arti,tiba tiba saja pertanyaan ini melontar,Namun pertanyaan ini sangatlah sakit baginya,walaupun ia tidak tahu apa jawabannya,Tapi ketika menanyai ini lidahnya terasa patah dan susah berbicara ,

”apa yang kau katakan Taemin-ah?kenapa kau berpikir seperti ini”? Bingung Seul Rin,ia mengkerutkan keningnya tidak percaya

”itu,,,itu karna aku,, ”

”apa”?

”apakah kau boleh tahu”?

”Taemin-ah,,ayolah ,,karna apa”?  Seul Rin merasa penasaran,ia memandang Taemin lekat lekat hingga namja itu jadi hilang kata

”karna aku menyu- ”.tak sampai Taemin berbicara Seul Rin telah membuatnya berhenti seketika,yeoja itu tidak menatapnya dan menenggelamkan kepalanya dimeja,Taemin menghela nafas.ia hampir kelepasan tadi

”Ah!Lupakan saja”! Seru Taemin yang berdengus kesal

”tapi,,”tiba tiba Seul Rin mendongakkan kepalanya ,ada sesuatu yang ingin ia katakan

”tapi apa”?

”tapi ntah kenapa,selama ini aku terus memikirkannya,aku memikirkannya kenapa ia sempat marah padaku,apalagi semenjak Minho bolos sekolah,aku benar benar kuatir” Jelas Seul Rin tulus.Taemin pun melihatnnya,pancaran mata tidak percaya muncul di sudut mata Taemin.Ia terhenyak dan sedikit terkujut

”kau mengkhawtirkannya”?tanya Taemin yang mulai melemas.Jantungnya kini berdetak kencang,dadanya panas dan perasaannya yang campur aduk.

”hahh,,mungkin.Aku tahu selama ini aku jarang bicara bahkan memperhatikannya,aku juga sempat kesal padanya dan sangat membencinya,namun semuanya tiba tiba terbalik,semenjak Minho tidak sekolah aku malah mengkhawatirkannya,aku takut ia seperti ini karena ku”Ucap Seul Rin panjang lebar,Seul Rin tidak tahu,,mendengar nama ”Minho” membuat  perasaannya berubah,memang Seul Rin pernah membenci namja itu,namun melihat amarahnya belakangan hari itu membuat Seul Rin benar benar bersalah terhadap Minho,apakah Minho membenciku?Pikir Seul Rin yang tidak nafsu lagi dengan minuman yang didepannya itu.Sedangkan Taemin,namja itu mengepal tangannya erat.Melihat ekspresi wajah Seul Rin  ketika mengatakan tentang Minho,membuatnya sedikit perih,,

”Bagaimana kabarnya”? Gumam Seul Rin seketika,namun itu bisa didengar oleh Taemin.Taemin tersentak,ia menaikkan alisnya dan memproses perkataaan Seul Rin barusan ”Nugu”?Tanya Taemin penasaran.”Minho,,bukankah kita membicarakannyakan?dan sudah kukatakan aku sangat mengkuatirkannya.Aku tahu semua ini ada hubungannya denganku hingga Minho tiba tiba berubah seperti ini”,Seul Rin meraih gelas capuchino coffeenya,,ia genggam gelas itu erat menandakan ia mulai merasa gelisah dan tidak tenang

”Memangnya apa yang dilakukan Minho hingga membuatmu seperti ini”?Tiba tiba mulut Taemin berbicara,ia tidak tahan dengan ucapan Seul Rin tadi,lama lama ini membuatnya muak,

”Taemin,,wae?kenapa kau tiba tiba,,,”

”Waeyo?tidak boleh?apa aku tidak boleh lancang padamu?terus apa yang kau mau?kau mau mengkuatirkan namja yang belum jelas sikapnya itu”?Taemin mengepal tangannya erat,hatinya tiba tiba merasa panas,ia seperti terbawa emosi .Taemin heran kenapa yeoja ini sangat peduli dengan Minho,jelas jelas Minho itu belum jelas orangnya seperti apa,dia sama sama murid baru!Tapi kenapa?Seul Rin belum pernah memberikan perhatian pada Taemin?apakah belum kurang kebaikan yang ia lakukan untuk yeoja itu?”sudahlah,,tidak ada gunanya kita membicarakan ini”Ucap Taemin dingin dan berdiri dari sofa yang ia duduki,Taemin menatap Seul Rin sejenak dan kemudian ia membalikkan badannya untuk beranjak dari tempat ini,

”Taemin-ah!chankaman”!elak Seul Rin yang merasa teracuhkan.Tapi Taemin tidak menoleh,ia malah melanjutkan jalannya menuju pintu keluar cafe.Seul Rin ikut beranjak dan berlari mengejar Taemin.Dan akhirnya Seul Rinn dapat meraih lengan Taemin yang membuat namja itu berbalik,”Taemin,,kamu marah”?.”Menurutmu”?jawab Taemin yang tiba tiba sinis,Seul Rin terbelalak dan sedetik kemudian Taemin menipis kasar tangan Seul Rin dan lari dari yeoja itu

Seul Rin tidak mau diam,dia ikut mengejar Taemin.dengan tenaga yang dimilikinya Seul Rin berlari sekencangnya agar bisa memberhentikan langkah namja itu.”YA!!Taemin-ah!tunggu aku”!! Teriak Seul Rin yang ngos ngosan,namun ntah kenapa Taemin tidak mempedulikannya.

”Taemin-ah!jebal jangan pergi”!!! Teriak Seul Rin lagi ketika tiba tiba kakinya tidak dapat berlari lagi,Seul Rin terjatuh sembari memegang dadanya yang sesak,”Taemin-ah!!jebal ,jangan pergi”!! Sahut Seul Rin serak,,suaranya  terasa terkalahkan karena kini nafasnya sangat sesak,

”hahhhhh,,,kenapa dia jadi seperti itu”?timpa Seul Rin dengan wajah yang masih kelelahan.Seul Rin menghembus nafas panjang dan mulai berusaha berdiri.Dirapikannya pakaiannya yang kumuh karna terjatuh tadi

”awhh!aku tidak menyangka kalau lutut ku terluka”!Seul Rin meringis kesakitan.karena terjatuh tadi membuat lututnya terluka.Dengan hati hati ia menjongkok dan memperhatikan lututnya yang membuatnya sedikit ngeri itu.”Memangnya siapa suruh kau jatuh”? Tiba tiba terdengar suara dari hadapan Seul Rin.Seul Rin  sedikit terkejut!ia sangat tahu siapa pemilik suara ini!”Taemin”? Sahut Seul Rin terkejut.ia langsung berdiri ketika namja yang ia kejar tadi kembali kepadanya.”apa lutut mu sakit”?tanya Taemin yang kini suaranya mendadak sangat lembut dan penuh perhatian,sepertinya Taemin tidak lagi marah kepada yeoja itu

”wae?tadi itu kenapa”?tanya Seul Rin yang tidak mementingkan pertanyaan Taemin l.Taemin terdiam dan menghembuskan nafasnya..jujur sebenarnya tadi ia benar benar marah,ntah tidak tahu kenapa.Gara gara Seul Rin terlalu mementingkan Minho membuat Taemin tersinggung dan merasa tidak dipedulikan.”itu tidak penting lagi” ucap Taemin dengan memaksakan senyumannya.

”kajja!kita harus pulang sekarang”!ajak Taemin yang tidak peduli lagi dengan pertanyaan pertanyaan apa yang akan dilontarkan Seul Rin.Seul Rin mengangguk pelan dan mulai berjalan terlebih dahulu.Ia turunkan kepalanya menghadap tanah,ia merasa tadi itu Taemin benar benar marah.Didalam hati Seul Rin, kenapa semua orang membuatnya merasa bersalah?terutama sekarang ntah kenapa ia lebih dekat dengan namja kebanding dengan yeoja yeoja dikelasnya .Tapi bagi Seul Rin sekarang,,ia merasa tidak pantas jika bersama namja terus,bukankah ia sudah dijodohkan?dan yang lebih parahnya ia akan dinikah kan,,Lagipula untuk apa pula memberi perasaan kepada namja yang bukan yang dijodohkan eomma?

Author.Pov.END

Taemin.Pov

Aku hanya bisa mengikutinya dari belakang.yeoja itu,,Seul Rin mendahuluiku berjalan.Tapi aku tidak lepas pandanganku pada yeoja itu.Dia memang tidak punya salah,namun kenapa aku jadi marah padanya?

Memang benar tadi itu aku lancang dan terbakar emosi seperti itu.Atau bisa dikatakan aku sedikit kecewa,yahh bagaimana tidak?yeoja yang merupakan ciuman pertama ku itu membuatku selalu nyaman saat berada disampingnya tiba tiba mengkuatirkan namja yang pernah membuatnya terluka.Iya,,diam diam aku tahu kejadian yang sebenarnya ketika Seul Rin dibuly beberapa hari yang lalu itu,walaupun aku pura pura tidak tahu didepannya,tapi aku tidak mau membuat Seul Rin merasa sakit dan sengsara lagi seperti dulu itu.Dia sudah cukup menderita karena siksaan yeoja yeoja yang tidak punya kemanusiaan itu.Tapi,,kalau mengenai Minho tadi,,,apakah Minho itu menyukai Seul Rin?dari tatapan Minho saat menatapku itu,sepertinya itu adalah tatapan cemburu,hmm aku yakin namja itu pasti sangat benci padaku,padahal dulu kami berhubungan sangat baik.Namun Minho berubah begitu saja,apakah benar dugaanku ini?

”apa kau bisa berjalan”?aku sedikit berlari menuju ke arah Seul Rin.Rupanya aku sudah lama melamun hingga jarak kami sangat jauh.”ya!kenapa tidak jalan tadi”?ucap Seul Rin bingung denga wajah innocent nya yang menurutku itu sangat menggemaskan

”aku lupa kalau kau sudah jalan terlebih dahulu”balasku kikuk dan memberi senyum sumringah ku.Dan kulihat dia bisa tersenyum lagi!ommo~kalau dilihat lihat yeoja ini seperti malaikat saja,walaupun lemah tapi dia masih sempat tersenyum seperti itu.Dan walaupun aku sempat marah padanya ,tapi dia tidak menimbulkan rasa jengkelnya karena aku meninggalkannya tadi,,aku heran,kenapa dia tidak pernah marah padaku?

”ayo kita jalan bersama”!ajaknya dengan senyum yang tidak kalah indah dari yang tadi.Mataku membulat ketika tiba tiba saja ia meraih lengan ku dan kemudian menggenggam tanganku,bukankah sebelumnya aku yang melakukan ini?kenapa dia juga ikut menggandeng tanganku?

Aku bisa merasakan,,jantungku berdebar sangat kencang!sangat kencang!Hei!apakah di dalam dadaku ada pesta dadakan hah?kenapa jantungku terasa meledak seperti kembang api seperti ini?

Taemin.Pov END

Author.pov

gomawo,sudah menemaniku” sahut Taemin sambil menghentikan gas mobilnya.Ia menatap Seul Rin yang disebelahnya.”Ne,,yang penting,apakah kamu senang”?ucap Seul Rin dengan mimik gugup,ia merasakan hawa hawa aneh ketika perjalan pulang tadi.Memang tidak ada satu pun percakapan antara mereka berdua saat dia dalam mobil.Taemin hanya terfokuskan untuk mengemudi hingga mereka tidak ada yang berani buka mulut

”aku tahu kamu pasti terkejut tadi itu,,Mianhae,aku benar benar lancang padamu” aku Taemin dengan tatapan bersalahnya,ia merasa sangat lancang kepada Seul Rin,sehingga membuat Seul Rin mengejar mencarinya dan terluka seperti lututnya sekarang

”Gwenchanayo~tidak usah bahas tentang itu lagi,aku juga sangat berterima kasih karena kamu membantuku saat kejadian beberapa hari yang lalu itu,hmm seandainya saja jika kamu tidak ada disitu,mungkin aku sudah mati kesakitan disana” Ucap Seul Rin panjang lebar yang disertai senyum gelinya.Ia merasa agak berlebihan terhadap ucapannya ini?benarkah?apakah ini berlebihan?

”hahaha,jangan berlebihan,itu hanya kebetulan”Balas Taemin dan mengajak pucuk kepalan Seul Rin,membuat yeoja itu kembali tersenyum,mungkin perasaannya terasa sedikit nyaman ketika Taemin berlaku perhatian seperti ini

”kajja!akan kuantarkan kau kerumah”Ajak Taemin yang sudah membukakan pintu untuk Seul Rin.Tampang Seul Rin agak ragu,ia berpikir dulu,,bagaimana kalau eommanya mengetahui kalau ia sedang berduaan dengan namja yang bukan dijodohkan oleh eommanya itu?bisa bisa eomma bakal marah dan akan mengusir Taemin!

Hahhh,,INI GAWAT!!! Gumam Seul Rin yang masih bimbang.”wae?kenapa tidak mau masuk? Ini rumahmu kan”?.bingung Taemin karena melihat wajah meragukan Seul Rin.”ah,,hmm n-nne,,itu rumah ku”.Seul Rin meremas tangannya sendiri yang bertanda dia sangat kebingungan.”jadi?ayo aku antarin”!

”A-andweyo!biar aku sendiri”!elak Seul Rin dan lekas berlari meninggalkan Taemin.Seul Rin takut jika eommanya melihatnya bersama Taemin,bisa bisa eomma pasti akan marah karena ia bersama namja lain

”ya!chankaman”! langkah Seul Rin berhenti ketika Taemin mengejarnya dan menarik lengan kanannya.”waeyo?aku mau melihat wajah eommamu..”Pinta Taemin dengan tampang tanpa bersalah.Seul Rin menelan ludah berat dan mengangguk pelan.Dipikirannya,,ia tidak tahu apa yang terjadi ketika  eomma akan memarahi Taemin nanti,,,Seul Rin sangat takut

Ketika mereka berjalan sedikit jauh,akhirnya mereka sampai ke pintu utama rumah Seul Rin,bisa dibilang rumah Seul Rin sangat luas hingga harus berjalan menaiki tangga menuju pintu utama rumahnya

”Eomma,aku pulang”! Sahut Seul Rin sembari membuka pintu rumahnya dan Taemin yang berdiri dibelakangnya.”Seul Rin-ah?sudah pulang”?.Rupanya eomma Seul Rin tengah berada di ruang tamu,Seul Rin mengerutkan alisnya.”Taemin-ah,,sepertinya dirumahku ada tamu”.ucap Seul Rin ragu.Namun ketika itu,Seul Rin berbalik dan tidak menyangka kalau eommanya sudah berdiri di depannya,Seul Rin terbelalak dan diam seribu kata

”Ommo,,kau membawa tamu?aigoo,,kenapa kau tidak bilang sama eomma!ini kebetulan sekali”!.Sahut eomma Seul Rin girang dan mempersilahkan Taemin masuk menuju ruang tamu.Tapi yang terjadi Taemin malah terkejut tidak percaya!

”Eomma”!. Seru Taemin ketika tamu dirumah Seul Rin adalah eommanya sendiri.

”wah,,kebetulan sekali!orang yang kita bicarakan sudah ada disini”!.Seru Eomma Seul Rin tersenyum penuh arti,sebaliknya dengan Seul Rin,ia sangat bingung dengan suasana rumahnya,bagaimana bisa eommanya Taemin bisa datang kemari?

”Eomma,,ada apa ini?kenapa eomma bisa kesini”?.Tanya Taemin bingung kepada Nyonya Lee.”Menurutmu?lalu?kenapa anak eomma bisa bersama gadis cantik ini”?.Jawab Nyonya Lee yang membuat Taemin semakin gugup.

”m-mwo”?bingung Seul Rin,karena disebut sebut oleh Nyonya Lee

”hmmm,,kalian jangan berbohong kepada kami,kami tahu kalian habis berkencan berdua bukan?bahkan anakku Taemin mengantarkan putri cantik ini kerumahnya,,aigoo Taeminie,,kau sangat perhatian terhadap yeojamu”.

”mworagu?yeoja”?bingung Seul Rin lagi dengan ekspresi tidak kalah terkejutnya

”kalian memang pandai berbohong,,jelas jelas kalian berpacaran bukan”?

”itu,,itu tidak mungkin lah eomma”,,jelas Seul Rin gugup

”Ne,,itu tidak benar,kami tidak melakukan apa apa”.Bantah Taemin kemudian

”lalu apa itu?beberapa malam yang lalu eomma melihat kalian di luar rumah berciuman dengan mesranya,,malah kau!Seul Rin-ah!yang dulu menyium namja mu”!
jelas Eomma Seul Rin dengan tatapan genitnya.Namun tidak berarti bagi Seul Rin,matanya terbelalak,mulutnya menganga dan tiba tiba wajahnya mulai merona karena malu.

Aigoo,,ottokhaeyo?bagaimana bisa eomma bisa melihatnya?bagaimana mereka bisa mengetahui semuanya?jelas jelas aku tidak menjalin hubungan apapun terhadap Taemin,tapi,,kenapa bisa mereka menganggap kami pacaran?atau jangan jangan mereka?-Seul Rin

”eomma,,,apa maksud perkataan eomma?aku benar benar tidak pacaran!Taemin bukan namjachingu ku eomma”!bantah Seul Rin dan meyakinkan eommanya .Namun eommanya hanya terdiam,Seul Rin semakin kacau!bagaimana kalau eommanya tiba tiba marah karena kejadian itu?hah!ini tidak bisa dibiarkan!

”eomma,,jebal,,aku benar benar tidak ada hubungan dengannya,,mana mungkin aku bisa melupakan perkataan eomma semalam itu,hah”?Ucap Seul Rin lagi dan menarik tangan eommanya layaknya anak balita yang sedang merengek.Tapi tiba tiba eomma Seul Rin menatap Taemin sinis.Seul Rin pun ikut menatap Taemin  bingung.

”wae”?bisik Seul Rin kepada eommanya,namun eommanya tetap saja memandang namja itu dengan ganas!seperti seekor singa yang mau mencabik hidup hidup mangsa segar didepannya .Dan ketika eomma Seul Rin mendekat hingga dihadapan Taemin.Wanita paruh baya itu memperhatikan tubuh Taemin dari ujung kaki hingga ujung kepala,#seperti mau memakan Taemin aja -,-

”Neo”!(kamu).Seru Nyonya Shin (eomma Seul Rin) dengan lantang

”nn-ne,,ahjumma”jawab Taemin kikuk.Pikiran Taemin kini dipenuhi oleh hal hal yang negatif,bagaimana bisa ia yang baru masuk kedalam rumah ini langsung kepergok karena berciuman saat malam dimana hatinya yang tidak tahu kenapa bisa bisa menyium Seul Rin,Taemin juga sangat terkjut karena di tuduh pacaran dengan Seul Rin,apalagi Eommanya juga mengetahui itu.Apakah sekarang Nyonya Shin akan memakannya hidup hidup karena bersama putrinya?aigoo?ottokae?gumam Taemin dengan kedua tangannya yang dingin dan bergemetaran.

”Eomma!hentikan”! Seru Seul Rin yang sudah berada di depan Taemin,ia merentangkan kedua tangannya kehadapan eommanya layaknya seorang wonderwomen yang melindungi masyarakat lemah (?).

”eomma,,jangan buat takut Taemin,ini bukan salahnya.Kumohon eomma jangan marah padanya” .Yeoja yang berlagak wonderwomen itu tiba tiba berlutut minta ampun kepada eommmanya,,semua upayanya untuk menjadi wonderwomen harus lenyap karena telah merubah ekspresi wajahnya seperti rakyat jelata yang akan dijajah oleh kaum Belanda (?).

”apa maksudmu Seul Rin-ah” sahut Nyonya Shin bingung terhadap putrinya yang mulai aneh ini.”itu,,,jangan salahkan Taemin”,Balas Seul Rin polos hingga membuat Nyonya Shin dan Nyonya Lee terkekeh.Seul Rin dan Taemin langsung bingung,kenapa kedua wanita ini?kenapa malah tertawa sih?

”hahaha,,apa yang kau katakan Seul Rin-ah?mana mungkin eomma marah dengan namja manis seperti dia ini”?Ucap Nyonya Shin yang tersenyum geli pada Taemin.Namun tetap saja,itu masih membuat Seul Rin bingung kepayang

”maksudnya apa,ahjumma”?Tanya Taemin yang tidak percaya akan suasana ini

”yah,,,kami tidak akan marah kepada kalian,Seul Rin dan Taemin”

”Kami malah senang karena itu benar terjadi,jadi kami tidak susah lagi menyatukan kalian”.sahut Nyonya Lee dengan hati hati.”Mwo?disatukan?maksudnya”?bentak Seul Rin

”Apa masih tidak tahu lagi?Seul Rin-ah,,,eomma akan menjodohkanmu dengan anak dari keluarga Tuan Lee,yaitu Lee Taemin!namja yang disampingmu itu,akan menjadi Suami mu nanti”!

T.B.C

Bagaimana?gaje kah bagian akhir ini?:'(,,huhuhu maklumi aja karna aku udah sedikit kekurangan ide karna tugas sekolah yang menumpuk *gk nanya T,T

Aku yakin para reader pasti sedikit bingung oleh part ini,,tapi tidak masalah,,karna di part 4 akan mengungkapkan semua kebingungan kalian akan part 3 ini 🙂
.jadi jangan lupa bacalanjutannya yah,,

Please,,don’t be silent reader,,give me a comment 😀

Iklan

4 thoughts on “My Spoiled Girl – Part 3

  1. Miina Kim berkata:

    Wah, ni diluar prediksi…
    emang pertandingan sepak bola, pakek prediksi…
    Eon kira seul rin bakal dijodohin ma minho…
    trnyata ma taemin.
    Trus, minho dikemanain???
    Tuh, kan, Taemin gerakannya gesit lagi
    udah ngajak seul rin maen k wahana macem2..
    (aduh, drtd bahasanya abal2 banget…)

    Minho sih, ngambeknya kelamaan…
    keburu s maknae beraksi
    krn si kodok terlalu gengsi

    sambung lagi, ya…

    • gesit, gesit..kayak balapan motor aja ._.
      tapi asik juga tuh >.<

      Minho ngambek rasanya mau digebukin tuh orang (lho? kok jd sya yg ribut? :O)

      keburu maknae beraksi
      krn si kodok terlalu gengsi
      (hahaha sumpah eon! ketawa guling2 aku baca komen yg atuh ini XD)

      btw gomawo udah nyempetin komen ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s