[One Shot] Dreaming

DREAMING

DREAMING

Title  : [One shot] Dreaming

Author : Shin Fujita

Main cast : Lee Taemin [SHINee] and a girl (?)

Support cast : Lee Jinki (cameo) [SHINee]

Genre : Fantasy and Romance

Rating : PG 13

Summary :  MIMPI! Siapasih yang gak pernah bermimpi? Apalagi mimpiin biasnya? WOW! Pasti udah sering kali ya? Eits! Walaupun itu cuma mimpi, apa salahnya kita terus berharap agar itu jadi kenyataan?Yahh agak mustahil sih tapi apa salahnya aja kalau kita menghayal seseorang yang kita cintai? Tahu-tahu di kehidupan nyata si ‘dia’ juga suka sama kita J -FF gaje ini aku persembahkan kepada semua orang yang ingin bermimpi 🙂

PLEASE DON’T BE SILENT READER~ AFTER READ PLEASE GIVE ME A COMMENT 😉

OnKey??

HAPPY READING! ^O^

¶ ♥Shin Fujita…♥¶

YOU POV

Aku membuka mataku, melihat pemandangan pertama yang ku lihat. Hijau. Ku hirup udara disini. Sungguh sangat segar . Aku tidak tahu..Kenapa aku bisa di sini. Di sebuah tempat yang mungkin tidak ada orangnya. Hanya tumbuhan hijau dan mungkin beberapa hewan yang tidak bisa kuprediksi seberapa banyaknya.

Aku berjalan setapak diatas tanah nan lembab ini. Kuangkat kepalaku dan menemukan ranting pohon yang berdiri kokoh setiap kiri kananku. Burung-burung munyil juga saling beterbangan, tupai yang bergerak dengan lincah dan beberapa suara serangga yang sempat mengusik pendengaranku.

Tapi kemana aku harus pergi? Di tengah alam hijau yang entah letaknya dimana ini . Aku tidak tahu…Tiba-tiba saja aku telah berada disini, dengan dress putih selutut tanpa lengan. Rambutku terurai panjang dan dikepalaku ada mahkota berupa dedaunan dan ranting pohon dengan berbentuk sedemikian rupa. Mengetahui ini..Aku rasa aku seperti putri hutan..Hahaha benarkah itu?

Krrrk Krrk!

Aku mendengar suatu bisingan dari arah tempat ku berdiri. Terkejut! Memang.Tapi apa itu? Apa itu suara tupai ? Atau ular yang bersembunyi di balik semak-semak? Aaaa! Jangan bilang ada biantang buas yang ingin memakanku!!

KrrrkKrrk

Suara itu masih jelas kudengar. Ketakutan telah menyelimutiku. Bulu kudukku merinding dan keringat dingin yang mulai bercucuran di sela pelipis. Aku harus lari! Iya! Aku tidak mau hidupku berakhir hanya karna di makan oleh binatang buas! Alhasil, aku berlari kearah berlawanan. Kuberlari secepat mungkin tidak peduli kakiku menginjak ranting ataupun duri, yang penting aku terhindar dari bunyian itu.

“Haaah..haaah” nafasku sesak di sela-sela aku berlari. Ku putuskan untuk berhenti sejenak. Toh suara itu tidak terdengar lagi. Aku memegang lututku sambil mengatur nafas. Setelah itu aku bangkit dan mencari tempat untuk istirahat.

“Itu dia..” aku menemukan sebuah pohon yang lumayan besar yang berdiri kokoh di depanku. Aku menuju kesana, lalu duduk bersandar di balik batang pohon yang besar itu. Aku merentangka kakiku dan merasakan udara yang sejuk dari hutan ini. Hmmmm sangat menyenangkan. Saking menyenangkannya aku menutup mataku menikmati seluruh aroma hutan yang kurasakan.

Hingga tak terasa mata ini terasa berat dibuka. Aku mengantuk…dan akhirnya tertidur…

2 jam kemudian.

Author POV

“Hallo? Nona?”

“Hallo..? Nona? Anda tertidur?”

“Mochi..Apa nona ini tertidur?”

Sedari tadi pria itu sibuk membangunkan gadis cantik yang terlelap dalam tidurnya. Sesekali pria itu melambaikan tangannya ke wajah si gadis dan berkata “Hallo? Nona? Anda tertidur?” berkali –kali.

“Apa nona itu tidak bernyawa lagi?” gumam pria yang berambut blonde yang bertubuh tinggi gagah  dengan pakaian classic  putih yang dipakainya itu. Disebelahnya ada ‘Mochi’ kuda putih kesayangannya. Tapi…..Kenapa si pria bisa menemui gadis ini? Itu kebetulan..Kebetulan sang pria sedang berjalan-jalan keliling hutan dengan kudanya, karna lelah ia berhenti dan tanpa disengaja menemukan gadis yang bergaun putih tengah tertidur di balik pohon. Lantas itu membuat sang pria tertarik.

“ Mochi…Bagaimana aku bisa membangunkannya?” Tanya si pria pada kudanya lagi. Si kuda tak menyahut, membuat si pria cemberut.

“Hoaam..Menunggu nona ini terbangun membuatku mengantuk” pria tampan itu menguap. Ia mengacak rambut blondenya kemudian duduk disebelah gadis itu. Sejenak, si pria menatap wajah rupawan si gadis. Ia tersenyum.

“Cantik” ucap si pria tiba-tiba. Kemudian si pria menyadarkan kepalanya ke bahu si gadis dan setelah itu mereka sama-sama terlelap di bawah pohon hijau nan rindang.

1 jam kemudian.

Langit siang dan sinar sang mentari cerah yang menyengat. Sinar itupun mampu mengusik seseorang yang tertidur pulas di bawah pohon rindang.

“Hmm..aku tertidur?” gumam gadis yang tertidur tadi sambil membuka matanya perlahan. Tapi ketika matanya telah terbuka, ia melihat seekor kuda putih tinggi yang berdiri tak beberapa jauh darinya. Gadis itu bingung..Dan setelah ia sadari. Ia merasa bahu sebelah kirinya terasa berat. Gadis itu memutar kepalanya kearah kiri.

“Ha?” gadis itu terkejut. Ia terkejut karna melihat orang asing yang bersandar di bahunya. Orang itu tertidur nyenyak dengan wajah tampan yang dimiliki orang itu.

Bukan itu saja, si gadis juga termangap karna tangan kirinya telah di genggam oleh pria yang disebelahnya itu. Lantas si gadis bertanya “kenapa bisa orang ini disampingku?Apa dia juga tertidur denganku?”

“Tuan….bangun tuan..” sahut si gadis lembut bertujuan untuk membangunkan pria yang di sebelahnya. Sedetik kemudian, pria itu tersentak dan mengangkat kepalanya. Ia mengerjap dan menatap gadis yang tertidur tadi yang sekarang telah disampingnya.

“Anda sudah bangun?” Tanya pria itu sedekit terkejut. Gadis tadi menyeringit dan sedikit bingung.

“Anda siapa?”

“Aku…Aku Lee Taemin” jawab pria yang bernama Taemin itu kikuk. Ia menekan tengkuknya karna tiba-tiba saja menjadi gugup. Gadis itu tersenyum setelah ia mengetahui nama pria tadi. Ajaibnya, senyuman rupawan itu sukses membuat Taemin berdebar. Sebab kenapa? Taemin baru pertama kalinya melihat seorang gadis di hutan ini. Entah gadis itu berasal dari mana, Taemin tidak pernah melihat gadis itu sebelumnya. Biasanya ia tahu beberapa orang di kerajaannya. Iya..Taemin adalah seorang pangeran dari kerajaan ‘Dreaming’. Ia tinggal dengan kedua orangtuanya yang merupakan pemimpin dari kerajaan itu. Taemin adalah anak sulung yang mempunyai hobi berkuda dengan kuda putihnya ‘mochi’. Dan hari ini tidak disengaja ia bertemu dengan seorang gadis yang asing baginya.

 “Oh..Kalau begitu aku harus perg dulu.Annyeong!” gadis itu segera bangkit seraya membersihkan bawahan dressnya yang terkena tanah. Baru selangkah si gadis melangkah tiba tiba saja lengan kanannya di tahan dan membuat gadis itu menoleh. “wae?”.

“Bisakah kamu lebih lama tinggal sampingku? Tolong jangan tinggalkan aku”

“Ne?”

“Kamu mau ikut denganku?”

“Ke- kemana?”

“Ke Kerajaanku…Kerajaan Dreaming. Maukan?” gadis itu menyeringit. Dreaming? Nama apa itu? Kerajaan? Jadi ia sekarang berada di mana? Kerajaan apa?

“Mau kan?” tangan Taemin menggenggam tangan gadis itu dengan harapan agar gadis itu menyutujuinya. Tampang bingung dari sosok yeoja di depannya itu berhasil menyihir Taemin seperti orang yang baru saja merasa jatuh cinta. Jatuh cinta? Apa itu terlalu cepat? Tapi itu wajarkan..seorang pengeran jatuh cinta dengan gadis cantik secantik bidadari itu? Matanya coklat yang berbinar, bibirnya merah muda yang tipis lalu pipinya yang mulus sedikit berisi yang membuat gadis itu makin menggemaskan. Apa semua ini wajar? Wajar Taemin menyukai yeoja ini.?

“Bagaimana?”

“Mianhae..Aku tidak bisa..” Taemin mengerutan keningnya, kecewa..Pastinya!

“Wae?”

“Aku harus pergi ke daerah asalku. Setelah dipikir-pikir ini bukanlah tempatku” Taemin memiringkan kepalanya bingung. Daerah asal? Dimana maksudnya? “….Bahkan aku tidak tahu kenapa bisa aku berada di sini, saat aku membuka mata pertama kali kulihat adalah hutan ini…Tapi aku yakin ini bukanlah tempatku” gadis itu memaksakan senyumnya yang sedikit muram. Memang ada rasa takut jika terus di hutan ini, binatang buas dan masih banyak hal  lain yang ditakutinya.

Sedangkan Taemin hanya dapat memasang wajah kecewanya. Belum beberapa lama ia memandang gadis ini, tapi gadis itu malah mau pergi. Tak ada yang bisa diperbuat lagi. Gadis itu membalikkan tubuhnya lalu berjalan meninggalkan Taemin. Taemin mendesah…Sangaaat disayangkan! Padahal ia telah jatuh cinta pandangan pertama dengan gadis itu…Tapi ia rasa untuk memiliki gadis itu tidak ada harapannya lagi, tapi….

DUAGHHH!

“Aaargh!”

Taemin menoleh kearah sumber suara. Sontak ia membelalakkan kedua matanya saat dilihatnya gadis bergaun putih tadi jatuh. Buah kelapa yang ada diatasnya berhasil jatuh mengenai kepala gadis itu, otomatis gadis itu terjatuh lalu…

“Ya! Nona! Gwenchana? Nona!” Taemin berlari menuju tubuh gadis itu yang terbaring tak berdaya. Taemin mengangkat kepala gadis itu dan memangkunya diatas pahanya. “Nona! Gwenchana? Ireona!Ireonaaa!” Taemin menepuk pipi gadis itu. Taemin sangat panik. Keringat mulai bercucuran dipelipisnya. “Nona! Ayo bangun! Nonaaaa!” Taemin berteriak histeris. Ia menggucang tubuh gadis itu tapi tetap saja gadis itu pingsang..Omo! Apa dia telah mati?

“Eottokhae??  Nona! Ireona!! Ireona!” Taemin memeluk tubuh lemah si gadis itu. Ia hilang akal! Tidak tahu apa yag harus dilakukannya. Pikirannya kacau! Hal-hal negative terus melayang di otaknya.

“Sekarang apa yang harus kuperbuat?”Tanya Taemin dalam hatinya. Taemin bahkan tidak mengerti bagaimana tabib menyadarkan orang tak sadarkan diri, karna ia tahu dirinya hanya seorang pangeran yang tak tahu menahu tentang ilmu medis seperti tabib di istanyanya. Dan sekarang apa? Tapi…Taemin mengerjapkan matanya. Ia mendapatkan sebuah ide!

“Snow white bisa sadar karna dicium oleh pangerankan?” gumam Taemin bimbang. Ia menggigit bibirnya. Sesuatu menyuruhnya untuk melakukan hal yang sama yang dilakukan pangeran saat membangunkan Snow White. Tapi apa itu mempan? Baiklah..Lebih baik di coba!

Dengan perlahan Taemin mendekatkan wajahnya. Ia memejamkan matanya sebelum bibirnya akan mendarat ke bibir gadis yang dicintainya itu. Taemin memiringkan kepalanya, hidung mereka saling bersentuhan dan sedetik kemudian….

Cup~
Sebuah ciuman manis telah berhasil di dilakukan Taemin. Deg!Deg! Jantung Taemin berdetak dengan sangat kencang. Ini pertama dalam seumur hidupnya menyium seorang gadis. Apalagi gadis yang di sukai!.

“Eng….?”

“Nona?” Taemin mengetahui kedua mata gadis itu perlahan terbuka. Lantas ia melepaskan bibirnya tadi yang saling bertautan. Taemin berdehem canggung, berharap gadis itu tidak menyadarinya.

“Gwenchana?”

“Ne…Nan gwenchana. Tapi barusan…Apa yang kamu lakukan?” Tanya gadis itu dengan jari telunjuk menyentuh bibirnya. Taemin kegapalapan! Wajahnya mendadak merah dan merasa sangat malu. “Apa kamu menciumku?!!” Tanya gadis itu lagi shock.

“A-anu…sebenarnya….”

“Apa?” Taemin memberanikan diri menatap kedua mata coklat gadis itu. Setiap ia menatap gadis itu dadanya terasa panas dan terus berdebar. Tapi kali ini ia tidak mau membiarkan mata indah itu tak dapat ia lihat lagi…Taemin ingin…INGIN!!!

“Kumohon! Jangan tinggalkan aku nona! Aku sangat mencintaimu dan aku tidak ingin membiarkanmu pergi!”

“Ne? Apa yang kau…”

“Saranghae…” bisik Taemin tiba-tiba, lalu entah ia mendapat rangsangan dari mana, dalam keadaan memangku tubuh gadis itu Taemin mengangkat kepala gadis itu dan langsung mencium bibir merah muda itu kembali. Sontak gadis itu sangat terkejut! Tapi yang ia lihat malah Taemin sangat menikmatinya dengan lumatan kecil yang dilakukan oleh bibir Taemin.

“Saranghae….Nan jeongmal saranghae…” desah Taemin di sela sela ia mencium yeoja itu. Dan setelah adegan yang sangat mengejutkan itu berakhir, dengan mantap Taemin membantu gadis itu berdiri, lalu menggenggam kedua tangan gadis itu dan saling bertatapan.

“Aku tahu ini terlalu cepat. Tapi aku benar-benar mencintaimu”

“….” Gadis itu tak dapat membuka mulutnya. Ini seperti mimpi!

“Tak peduli siapa namamu,dimana tempat tinggalmu atau keluargamu, aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama denganmu” ujar Taemin serius. Ia menggenggam tangan itu erat, dan entah keberanian dari mana yang ia dapatkan. Ia tahu ini sangat lah cepat. Tapi sebagai pangeran ia tidak boleh bimbang seperti ini, ia harus yakin dengan apa yang diucapkan oleh kata hatinya…

“Nona…Menikahlah denganku.”

“Mwo?”

“Menikahlah denganku…Aku akan bersedia menjadi pendamping hidupmu..”

Gadis itu sontak membuka matanya lebar-lebar. Ia menatap Taemin dengan serius lalu ia tersenyum begitu saja. Sangat senang, bertemu dengan pangeran se tampan Taemin tapi..Gadis itu merasakan hal yang janggal.

“Aku…Aku! Aku juga ingin menikah denganmu!!!!!”

“Ya! Seul Rin-ah! Ireona!” gadis itu merasa ada sesuatu yang mengguncang tubuhnya. Karna terganggu gadis yang dipanggil Seul Rin tadi membuka matanya perlahan. Lalu apa yang dilihatnya?

“Pangeran?”

“Pangeran? Pangeran apa? Kau habis bermimpi ya?” MIMPI?MASA? Seul Rin mengucek matanya. Tapi sekedip kemudian pemandangan yang dilihatnya tak lagi hutan dengan pohon-pohon liar,tidak ada pangeran tampan itu dan tidak ada gaun putih yang di pakainya. “Hei! Habis mimpi apa? Menikah? Hahahaha! Seul Rin-ah! Kau mau menikah dengan siapa?” tawa namja yang berseragam sekolah itu menggelenggar. Namja itu terbuat berpaling dengan latihan matematika yang barusan ia buat tadi hanya karna Seul Rin- teman sebangkunya yang menggigau gak jelas.

“Kau? Kau pangeran itu?” Tanya Seul Rin yang masih bersi keras menganggap semua yang ia alami tadi bukanlah mimpi. “Pangeran apa?”

“Taemin! Lee Taemin! Kau pangeran Lee Taemin itu kan?” tunjuk Seul Rin tepat di hidung namja itu. Namja itu hanya terkekeh dan berkata “Aku memang Lee Taemin! Tapi Lee Taemin teman sebangkumu, bukan pangeran! Hahahaha! Kamu ini ada-ada saja” Taemin mengacak rambut Seul Rin gemas seraya kembali tertawa. Seul Rin mangap dan mengedipkan matanya tak percaya. Apa semua itu cuma mimpi? Apa Taemin yang menyukainya itu cuma mimpi?

“Eh! Tadi kau bilang aku adalah pangeran dalam mimpimu, jadi…barusan aku masuk kedalam mimpimu?” Tanya Taemin tertarik membahas mengenai mimpi teman sebangkunya itu. Seul Rin mengangguk lemas. “Ne” jawabnya….

“Hmm…Coba ceritakan bagaimana mimpimu!” ujar Taemin sangat antusias. Ia melukiskan sebuah senyuman manis di  bibirnya berharap Seul Rin menceritakannya. Dan akhirnya Seul Rin menceritakan segalanya yang ada didalam mimpinya tadi. Mulai dari ia bertemu dengan Taemin sampai saat Taemin yang mengungkapkan perasaannya kalau ia sangat mencintai Seul Rin.

“Jadi…Di mimpiku kau bilang, kau menyukaiku dan ingin menikah denganku” ucap Seul Rin malu-malu.

“Jeongmal? Apa didalam mimpimu aku ngomong kayak gitu?”

“Ne..”

“Hahahahaha!”

“Ya! Kenapa tertawa? Apa itu lucu?” Seul Rin memanyunkan bibirnya kesal.

“Aniyo…Tapi apakah kau menjawab tawaran di mimpi tadi?”

Seul Rin memiringkan kepalanya seraya berpikir. Ia ingin mengingat-ingat kepingan dalam mimpinya itu. Tapi setelah ingatan mimpinya kembali, Seul Rin rasa ia belum menjawab tawaran Taemin.

“Ani..Aku tidak sempat” jawab Seul Rin setelahya.

“Wae?”

“Karna aku langsung terbangun”

“Tapi…gimana kalau kamu tidur lagi?” Seul Rin mengerutkan keningnya. Maksudnya?

“Maksudmu?”

“Jika kau tidur lagi, kan kau bisa memimpikan aku dan bisa menjawab pertanyaanku saat di mimpi tadi” Seul Rin makin heran. Ia merasa ada yang aneh dengan ekspresi wajah Taemin. Tak biasanya namja itu senyam senyum seperti ini. Apa ada sesuatu yang di rahasiakannya?

“Shireo! Aku tidak mau tidur lagi!”

“Wae? Kau tak mau mengatakan kalau kau juga menyukaiku?”

DEG!

Bagaikan petir yang baru melanda. Jantung Seul Rin terasa ingin jatuh karna ucapan dari bibir Taemin tadi. Kenapa bisa? Kenapa bisa Taemin tahu kalau Seul Rin…Menyukainya?

“Jujur aku senang kau memimpikanku, apalagi aku di sana sempat ingin melamarmu”

“Ne?”

“Seul Rin-ah…Jadilah kekasihku!”

“M- MWOOOO?”

“Seul Rin-ah….Aku, pangeranmu sangaaaaaaat mencintaimu. Jadi maukah kau menjadi kekasihku?”  Taemin menggenggam kedua tangan Seul Rin. Tatapan mata mereka saling menyatu. Adegan ini sama persis dengan di mimpi Seul Rin.

“Tak peduli kau menyukaiku atau tidak,tapi harus kau ketahui…Sejak pertama kali kita bertemu aku telah jatuh cinta padamu. Aku serius” Taemin tak sadar jika ia sedang di dalam kelas. Sekarang banyak para murid yang menonton mereka. Sedangkan Seul Rin? Dia sangat shock! Namja yang diam-diam ia sukai juga menyukainya? Oh ini seperti mimpi! Ups! Bukan tadi dia juga mimpiin ini?.

“Seul Rin-ah…Biarkan aku menjadi pangeranmu dan kau menjadi tuan putriku, ne?” Taemin mendekatkan wajahnya. Perlahan ia memiringkan kepalanya berniat melakukan hal yang sangat berbahaya jika dilakukan di dalam kelas.

“Jadilah kekasihku…”

Cup!

Bibir Taemin sukses menempel di bibir Seul Rin. Namja itu memejamkan matanya dalam dan merasakan debaran jantung yang mengebu didalam dadanya. Tapi tak lama setelah itu…Seul Rin yang terbawa suasana terbangun. OMO!APA INI TIDAK MIMPI? TAEMIN MENCIUMKU???- teriak Seul Rin dalam hati.

“YA! LEE TAEMIN!SHIN SEUL RIN! APA YANG KALIAN LAKUKAN!!!!”

DUAGH!

Tak disangka Jinki Sonsaengnim telah berdiri dengan wajah amat sangat marah di samping kedua insang yang barusan berciuman itu. Sontak Taemin melepaskan ciumannya lalu terkekeh…

“Tidak apa kan sonsaengnim? Akukan cuma menciumnya aja…Apa salahnya?”

“APA SALAHNYA? ITU SALAH LEE TAEMIN! TAEMIN! SEUL RIN! KALIAN KELUAR! KALIAN KUHUKUM! LARI SEKELILING SEKOLAH SEBANYAK SEPULUH KALI!PALLLLLIIIIIIIIII!”

DUAR! Teriakan dari Jinki sonsaengnim yang membahana cetar badai ulala membuat Taemin dan Seul Rin bungkam. Dengan masih terkekeh mereka berdua keluar dari kelas dan melaksanakan hukuman dari gurunya itu dengan rasa suka maupun duka… 😀

Intinya…Walaupun kita hanya bisa mengeksplor perasaan kita dalam mimpi, itu bukan berarti semua yang kita inginkan hanya terwujud dalam mimpi. Tahu-tahu kan kalau yang kita mimpikan itu bisa jadi kenyataan?. Emang sedikit mustahil, tapi kenapa tidak kita coba dulu? Siapa tahu apa yang kita inginkan dalam mimpi bisa terwujud di dunia nyata. 😀

Cerita ini aku buat karna aku itu sering menghayal yang tidak-tidak. Jadi putrilah, jadi bangsawanlah, pokoknya banyak deh yang aku khayalin. Jadi di dalam FF ini aku ingin para reader yang sempat  menghayal tentang biasnya bisa merasakan betapa indahnya menghayal tentang bias kita. Jadi pacarnya kek,jadi istrinya kek, atau jadi tukang bubur di depan rumahnya (?) ._. atau apa ajalah! Trus bagi para reader yang bermimpi ingin jadi dokter,atau lulus ujian UN pun bisa memotivasi agar selalu terus bermimpi. Siapa tahukan yang kita impikan bisa membuat kita makin semangat untuk meraih mimpi tersebut! 😀

FIN

Sumpaaah!!! Ini FF yg tergaje yang pernah ku buat! >.< Malu!Maluuuuu!!! Jelekkan pemirsah? Jelek pake banget kan? Aaaa!! Salahin authornya!Salahin authornya!!! Hiks..hiks ini karna jadwal  sekolah yg padat aku jd mau buat ff gaje ini..iseng-iseng sih ceritanya, krna menghilangkan rasa jenuh aja ._.v

OnKey! Kalau gitu setelah baca langsung di komen ya… :*

Iklan

3 thoughts on “[One Shot] Dreaming

  1. woow daebaak..
    haha dasar mimin sukanya berkhayal aja ya..
    kayak khayalan aku min ceritanya, tapi sama kyuhyun .. *bow
    mudah2an mimin bisa ketemu langsung deh dengan taemin bisa meluk.. 😀
    lanjutkan min.. oh nae secretly love part 13 *ngajakin warga demo
    *peace min 😀

    • hahaha ketemu lagi kita rupaya XD
      yap! aku emng suka mengayal -_- yg aneh dr itu pun pernah XD

      tapi itu ff terGAJE yg prnah aku buat >..<

      secretly love? sabar-sabar, ne?

  2. Miina Kim berkata:

    huwaaaahahahaaaa…..
    Berawal dari ide ttg mimpiin biasnya….
    Boleh juga, saeng…

    Eon juga lom pernah mimpiin Jinki… (gk ada yg nanya…)
    Yang sering malah, diuber atau diganggu setan putih yang pakek kuncir
    ma sohibnya, hantu yeoja yang rambut panjang lebat kusut itu…
    Mgkn karena eon sering lupa cuci kaki n berdo’a sbelum tidur kalee…
    #Digetok guru ngaji eon….

    Waduh…, tuh, mimpi lumayan lengkap, yah…
    Kita, kan, sering mimpi, tapi cuplikan2nya suka kepotong2 gitu, kan…
    Nih, kayak scene sinetron… panjang n lengkap…
    agak sedikit aneh, deh, saeng…

    nah, tapi yang paling ganggu… tuh,
    ngapain di kelas n disaksikan oleh temen2 sekelas,
    si Taemin msh keukeuh nyium Seul Rin..???
    itu mah, kebangettann!!!!
    Eh, suamiku cuma kasih hukuman lari keliling sekolah….
    Mestinya disuruh ngadep ke guru BP…
    Tuh udah tindakan asusila di area sekolah…
    mestinya hukuman yg dikasih agak lebih berat, saengi….

    #Ketauan…, Eon dulu pengalaman sering dihukum wkt sekolah…

    Tapi, gpp, deh, laen disini laen disana, kalee ya…

    Satu lagi yang mau eon protes…

    Tadi saeng sebut Jinki “ahjussi”, sekarang dijadiin sonsaengnim…
    gpp, sih, tJinki sonsaengnim… Jinki emang pinterrr…
    Tapi ahjussi itu… TT TT….
    Berasa tuaaaa banget Jinki….
    Ntar, jangan2 saeng bakal panggil eon “ahjumma”…
    #getok Fujita….

    Singkat komen…
    Semua hal yang luar biasa berawal dari mimpi…
    Bermimpilah dan jadikan itu nyata…

    (Tapi nih konteks cuma untuk cita2 n hal positif, yah….
    arachii…????)

    peyuk saengi2 seblog…
    Nggak sekalian dicium, eon…?
    Ciumnya cuma buat Jinki….
    -_____-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s